Tampilkan postingan dengan label Sains amp; Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sains amp; Teknologi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 26 April 2019

Peluang, Matriks dan Tele-Aroma

Pada tulisan saya yang lalu (13 juni 2008), dibahas bagaimana TV/Internet atau Gadget bahkan Smartphone masa depan bisa mengirimkan aroma (bau) seiring dengan tampilan yang ada di layar. Tulisan yang saya tulis dengan Tele-BAU, Bau yang Ditunggu-tunggu ini secara garis besar bagaimana upaya negara hebat penghasil gadget (gawai) Korea Selatan berupaya mewujudkannya.



Kali ini, terkait dengan tulisan sebelumnya (24/04/2019) Peluang di Ekonofisika Menyinggung TV Beraroma yang awalnya disinggung saat menjelaskan Teori Peluang dalam Ekonofisika dapat dengan dijelaskan jika memadukan materi peluang, matriks, warna dasar, aroma dasar, digitalisasi dan blower.



Setidaknya menurut ilmuwan, terdapat 10 aroma dasar yang dapat dispesifikasikan secara ilmiah. Hasil dari perpaduan ini dapat dibuat kombinasi beragam aroma yang dapat kita nikmati lewat hidung. Kesepuluh aroma ini: Harum, Kayu/resin, Buah-buahan (bukan golongan sitrus), Bahan kimia, Mint/peppermint, Manis, Popcorn, Lemon, Tajam dan Busuk yang dinyatakan para ilmuwan sebagai dasar.



Terlepas dari penamaan A, B, C ... J (sebanyak 10 aroma) perpaduan kesemua ini dapat dibuat dalam bentuk matriks 3 dimensi (ruang). Ini sejalan dengan bentuk aroma tak lain berupa gas, yang mana selalu menempati ruang. Maka dapat dibuat sumbu x-y-z yang masing-masing terdiri dari Aroma A, B, C ... I, J (pada sb x), begitu juga sumbu y dan z. Maka kombinasi matrik dapat berbentuk aroma AAA, AAB, AAC dst ZZZ.



300px-coord_planes_color.svg_



Sebagaimana diketahui, penjelasan di atas analog dengan perpaduan warna yang kita lihat sehari-hari yang merupakan perpaduan 3 warna dasar (Merah, Biru dan Kuning). Untuk menghasilkan Hijau, kita bisa mencampurkan Biru dan kuning dengan perbandingan 1 banding 1. Dengan mengubah-ubah perbandingan, maka diperoleh hijau tua, hijau daun dst.



primarycolors



Dengan analogi yang sederhana dan sama dengan warna (anggap 2 dimensi), maka matriks 3 dimensi dan perbandingan proporsi aroma dapat membentuk ragam aroma yang diinginkan.



Analogi di atas dapat kita lihat dalam praktik printer warna saat mencetak warna-warni tulisan dan gambar. Kita lihat tangki tinta hanya 3 warna (+1 hitam, NB: dalam fisika hitam tidak termasuk warna), namu di kertas cetakan bisa puluhan warna yang muncul.



Kita masih ingat pewangi ruangan di dinding yang automatic, mampu menyemprotkan aroma tiap sekian menit dan tentunya bisa diatur waktunya tiap detik maupun mili detik jika diinginkan sedemikian rupa.



toilet-automatic-perfume-auto-fresh-matic-aerosol.jpg_350x350

Secara sederhana, jika masing-masing aroma dasar dibuat dalam tabung khusus dengan pengaturan semprotan secara digital, maka penyemprotan masing-masing tangki bisa diatur proporsinya dan perpaduan aroma kesepuluh aroma bisa sesuai dengan setting-an informasi yang datang ke microprocessor yang mengaturnya (wangi apa yang datang, misal: melati atau nasi goreng sekalipun).



Selanjutnya aroma paduan ini disemprotkan melalui blower ke ruangan, sehingga orang-orang akan mencium wangi yang ada di ruangan sama dengan (iklan) TV.

Kapan TV ini berada di pasaran?

Wallahu a'lam

Kamis, 25 April 2019

Peluang di Ekonofisika, Menyinggung TV Beraroma

Rabu 24/04/2019 kemarin ....

Begitu seriusnya membahas peluang di Ekonofisika, mahasiswa akhirnya mencoba kembali dari awal contoh-contoh sederhana tentang Peluang. Mulai dari coin yang dilemparkan dengan peluang 1/2 sampai dadu dengan peluang 1/6.

Keseriusan mahasiswa makin bertambah saat contoh peluang dikomplekskan sedikit-demi sedikit, seperti coin dibuat 2 buah atau lebih, sehingga peluangnya berubah.

Contoh lainnya diberikan pula dengan dadu yang jumlahnya lebih dari 1. Kesulitan sudah mulai nampak dan dahi mulai mengerut. Akhirnya kembali ke pemanfaatan matriks untuk memudahkan perhitungan peluang yang muncul untuk jumlah coin atau dadu yang lebih dari 1 tersebut.

Eeee.... muncul lagi pertanyaan, bagaimana kalo ada 5 bola merah dan 5 bola kuning dimasukkan ke dalam karung, kemudian diambil 2 buah bola. Berapa peluang munculnya pasangan bola Merah-Merah atau Kuning-Kuning? Wah makin ramai nih pembahasan.

Di akhir contoh bola-bola ini, ditutup dengan pertanyaan, bagaimana kalo bola yang sudah diambil, tidak dikembalikan lagi ke dalam karung? Andai tak pakai matriks, kesulitan/komleksitas makin besar.

Salah satu mahasiswa bertanya, apakah bermain bola Bowling juga memiliki peluang? Setidaknya berapa peluang semua bola tumbang?

Dari sini dapat dijawab dengan melihat susunan botol pada bola bowling, melempar bola (apakah dari pinggir, tengah atau lainnya). Penggunaan matriks sangat-sangat membantu.

Sampai akhirnya menyinggung: apa bisa kita menonton TV yang tayangannya berisi iklan Parfum, pemirsa di rumah dapat menikmati aromanya?

Wow, ternyata dengan menerapkan peluang dan matriks serta aroma dasar, TV jenis ini akan terwujud nantinya.

Mau?
Akan kita bahas di tulisan berikutnya.

Senin, 03 Oktober 2016

Hijrah, Bergerak dan Berpindah

Umumnya setiap perayaan tahun baru Islam selalu ada kata hijrah yang diartikan sebagai berpindah. Kata ini selalu dipakai untuk kita yang ingin berubah, yang sering didengar dengan istilah berubah dari yang lama menjadi baru, dalam artian menjadi lebih baik.

Cukup lama didengar ungkapan-ungkapan ini diserukan oleh para mubaligh, penceramah dan para pendakwah. Sampai akhirnya kusimpulkan, untuk hijrah harus bergerak dan berpindah sebagai action.

Dalam tataran islam, orang yang lebih baik dari kemarin adalah orang yang beruntung (hadits). Seandainya dia sama saja dengan hari kemarin, sudah termasuk merugi, apalagi sampai lebih buruk dari kemarin, sudah termasuk celaka (hadits).

Namun penulis tidak membahas jauh ke dalam kajian keislaman, apalagi ilmu hadits yang bukan bidang garapan penulis, melainkan bidang sains.

Ditinjau dari sisi mikroskopis, elektron selalu berputar dan berpindah posisi dari waktu ke waktu. Tidak mungkin menentukan posisi elektron secara tepat, pada waktu yang tepat pula. Inilah yang dikenal dengan ketidakpastian Heisenberg dalam fisika kuantum. Elektron selalu berpindah-pindah untuk bisa menghasilkan arus listrik (yakni aliran muatan negatif). Elektron juga harus sepaham untuk dipakai bersama dalam ikatan-ikatan dalam Ilmu Kimia.

Ikatan inilah yang kita lihat menjadi bahan, cairan, padat maupun gas dalam kehidupan sehari-hari. Jika ini tidak terpenuhi maka elektron tidaklah menjadi sebegitu berguna, bahkan tatanan dunia materi yang ada akan segera runtuh.

Di dalam tubuh kita ada aliran darah (baca pindah) yang dipompa oleh jantung setiap saat, begitu juga dengan udara yang dipompa oleh paru-paru. Jika saja tidak ada hijrah darah dan udara, maka jasmani ini tidak lagi berjalan secara normalnya (sakit) yang niscaya akan mati. Bahkan syaraf-syaraf yang berada di otak juga harus berubah setiap ada interaksi baru dari informasi yang diperoleh dari mata, telinga dan indera lainnya.

Mata dapat melihat karena adanya foton (partikel cahaya) yang masuk (hijrah) ke dalam mata kita, yang selanjutnya diubah dalam bentuk sinyal listrik ke dalam otak, sehingga terbentuklah simpul-simpul syaraf baru di dalamnya. Begitu juga bunyi yang kita dengar merupakan gelombang longitudinal yang berjalan (hijarah) di udara menuju telinga. Selanjutnya gendang telinga bergetar dan menghasilkan sinyal listrik yang diteruskan pula ke dalam otak manusia. Indra lainpun tak ketinggalan sebagaimana kulit yang mampu meneruskan sinyal-sinyal ke otak, termasuk pula lidah dan hidung yang mempu membedakan rasa dan bau sebagai interaksi zat2 kimia yang diteruskan ke otak manusia.

Akhirnya dalam sebuah sistem tubuh sekalipun, harus ada hijrah berterusan untuk sinambung kehidupan, meskipun pada akhirnya ada batasan waktu yang harus dipatuhi. Selesainya waktu, maka kitapun harus berpindah ke alam lain. Ini tidak berbeda dengan berpindahnya kita dari alam ruh ke dalam rahim, selanjutnya dari dalam rahim dengan tenggat waktunya harus pindah ke alam dunia.

Apa jadinya jika manusia-manusia sebelumnya (kakek buyut) tidak "berpindah/hijrah" dari dunia ini? Tentu bumi sudah dipenuhi oleh manusia dari dulu sampai sekarang. Begitu juga bayi yang dalam rahim yang tak berpindah ke dunia, akan mengalami nasib yang buruk pula. Bahkan sebaliknya, jika sperma tidak berpindah menuju sel telur di tempat yang tepat, maka tentulah tidak terjadi regenerasi manusia saat ini.

Dalam tatanan yang lebih luas, harus terjadi perpindahan air (siklus air), berupa menguap menjadi awan, turun sebagai hujan, mengalir di sungai-sungai dan seterusnya. Di sisi sosial juga harus ada perpindahan, agar roda ekonomi berjalan, pemerintahan berjalan lancar sesuai regulasinya.

Akhirnya sampai pada tataan alam semesta yang begitu luas, perpindahan harus terus berlangsung sebagaimana peredaran bumi, matahari, bintang, galaksi dll. Apalah jadinya jika matahari tetap berada di atas kepala kita di saat siang hari? Tentunya kehidupan di dunia ini pasti sudah lama punah.

Alam semesta inipun harus bergerak dari awal kejadiannya (l.k 15-14 Milyar tahun lalu) untuk mencapai kondisi sempurna saat ini. Para ilmuan juga telah menjelaskan mengembangnya alam semesta, yang akhirnya suatu saat juga akan berhijrah kembali menciut menuju titik nol (kiamat semesta).

Mudah-mudahan, di "bertambahnya" angka tahun hijrah yang baru ini penulis terdorong/termotivasi untuk berhijrah ke arah "vektor" yang lebih baik.

Amiiin.

Selasa, 19 Januari 2016

Kapan Kita Mengerti Bahasa Binatang?

 

burung

Orang yang mengerti bahasa binatang adalah Nabi Sulaiman dan Nabi Daud a.s. (sebagai mukjizat baginya). Ini dapat kita lihat dalam al Qur'an:


Hingga apabila mereka sampai di lembah semut berkatalah seekor semut: Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari.


Maka dia tersenyum dengan tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dan dia berdoa: "Ya Tuhanku berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh. (Q.S. An Naml : 18-19).




kicau burung

Dalam ayat lainnya,


Maka tidak lama kemudian (datanglah hud-hud), lalu ia berkata: “Aku telah mengetahui sesuatu yang kamu belum mengetahuinya; dan kubawa kepadamu dari negeri Saba suatu berita penting yang diyakini. Sesungguhnya aku menjumpai seorang wanita yang memerintah mereka, dan dia dianugerahi segala sesuatu serta mempunyai singgasana yang besar. Aku mendapati dia dan kaumnya menyembah matahari, selain Allah; dan syaitan telah menjadikan mereka memandang indah perbuatan-perbuatan mereka lalu menghalangi mereka dari jalan (Allah), sehingga mereka tidak dapat petunjuk. (Q.S. An Naml : 22-24).




Dalam al Qur'an juga disebutkan tasbih hewan dan tumbuhan berbeda dengan tasbih manusia, tetapi sama-sama tasbih, termasuk apa-apa yang ada di langit dan di bumi. SubhanaLLah.





Tidakkah kamu tahu bahwasanya Allah, kepada-Nya bertasbih apa yang di langit dan di bumi dan (juga) burung dengan mengembangkan sayapnya. Masing-masingnya telah mengetahui (cara) sembahyang dan tasbihnya, dan Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan. (QS. An Nuur : 41).



Jika Nabi daud beribadah (membaca kitab Zabur), maka burung-burung hinggap padanya, yakni pada saat ditiupnya seruling tersebut.




Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Daud karunia dari Kami (Kami berfirman), "Hai gunung-gunung dan burung-burung bertasbihlah, berulang-ulang bersama Daud". (Q.S. Saba : 10) 


Sesungguhnya Kami menundukkan gunung-gunung untuk bertasbih bersama dia (Daud) pada waktu petang dan pagi. Dan (Kami tundukkan pula) burung-burung dalam keadaan terkumpul. Masing-masing amat taat kepada Allah dan kami kuatkan kerajaannya dan Kami berikan kepadanya hikmah dan kebijaksanaan dalam menyelesaikan masalah”. (Q.S. Sad : 18-20).




Analisis Sainstek.



Info terkini, sesuai penelitian Sains & Teknologi: Sonic Bloom mempercepat pertumbuhan pepohonan/tanaman. Kicauan burung mempercepat pertumbuhan tanaman/pepohonan. Dalam penelitian ini dijelaskan kicauan burung dan sonic bloom (bunyi-bunyian menyerupai frekuensi kicau burung) merangsang terbukanya stomata pada daun pepohonan/tumbuhan. Dengan memberikan sonic bloom ini pada tumbuhan, maka pertumbuhannya lebih cepat ketimbang yang tidak diberi efek sonicbloom sebagaimana penjelasan video ini.



https://www.youtube.com/watch?v=pwaZttlPoZg

Dapat kita lihat dan dengar bahwa kicauan burung-burung yang hinggap di pohon setiap paginya saling sahut-menyahut. Ini tak lain bentuk lain dari Tasbih para burung. Tasbih (kicau burung) ini ternyata terdiri dari frekuensi tertentu yang merangsang stomata membuka.



Beberapa penelitian lainnya menyimpulkan, bahwa Murattal al Qur'an yang didengarkan pada tumbuhan juga memberikan pengaruh positif terhadap pertumbuhannya, sebagaimana sonic bloom.



Dari sini dapat dibuat hipotesis, bahwa ada hubungan ayat Qur'an yang dilantunkan (frekuensi, panjang gelombang, kecepatan, intensitas bunyi dll) secara murattal dengan variabel kicauan burung, dengan stomata daun sebagai mediatornya.



Postulat:


Manusia akan mampu memahami bahasa binatang (khususnya burung) berdasarkan sains dan teknologi tak lama lagi. (Pandha-01/2016).




Kapan? Mungkin tidak lama lagi, sebagaimana kemungkinan kita mencium aroma parfum yang ada pada tayangan TV.



 

 

 

Rabu, 13 Januari 2016

Indahnya Fisika, Siapa Tahu?

Ketika air terjun yang turun serta dilewatkan (dimasukkan) melalui turbin dan menggerakkan generator, maka dihasilkanlah listrik sebagaimana yang kita nikmati sebagai arus listrik PLN di rumah-rumah.



hydropower-plant-parts



Di rumah, kita mencolokkan (plug) chock listrik ke jaringan PLN dari sebuah pompa listrik (mis: Sanyo), maka listrik mengalir ke Dinamo Sanyo, kemudian Dinamo berputar, akhirnya air di dalam sumur naik dan kita pakai.



dabjet62mp18v

Hukum alam, khususnya Fisika selalu terkonversikan, bisa kita lihat kebalikannya spt contoh di atas. Indahnya Fisika sebenarnya sangat mudah ditangkap jika gejala/fenomenanya tidak langsung dipaparkan dengan rumus-rumus (rumit/kompleks) yang selama ini diajarkan di kelas-kelas.



Ayo menikmati keindahan fenomena Fisika ini.

Minggu, 27 Desember 2015

9 Type Jenius Manusia

right-brain

Secara singkat, makna dari kata "Genius" atau "Jenius" adalah seseorang dengan kapasitas kecerdasan di atas rata-rata. Ironisnya, masyarakat sekitar kita melihat kapasitas tersebut hanya dalam nilai akademik, yang sebenarnya harus disadari bahwa tidak semua kejeniusan manusia itu sama.



Contoh nyata dapat dilihat dari sebuah permisalan Pablo Picasso dan Albert Einstein. Ya, banyak dari Anda pasti sudah sering mendengar kedua nama ini, Pablo Picasso sebagai pelukis ternama dunia dan Albert Einstein sebagai ilmuwan ternama dunia.

Apabila kita hanya melihat dari sisi bidang fisika, Albert Einstein adalah seseorang yang sangat jenius tapi Pablo Picasso mungkin tidak pernah akan dapat disebut jenius dalam bidang ini.

Berbeda halnya jika kita melihat dari sisi kesenian lukisan. Namun kedua orang ini nyatanya memang adalah 2 orang yang jenius hanya saja dalam bidang masing-masing mereka sendiri.

Untuk menjelaskan lebih lanjut mengenai hal ini, seorang psikolog ternama, Howard Gardner menjelaskan bahwa kepintaran atau kecerdasan manusia yang lebih lanjut lagi disebut sebagai jenius ini, dapat dibagi menjadi 9 tipe kecerdasan.



1. Kecerdasan Logik Matematik



Kemampuan seseorang dalam mengatur, mengukur, dan memahami simbol numerik, abstraksi dan logika. Kepintaran inilah yang biasanya diukur secara akademis di sekolah-sekolahan.



2. Kecerdasan Linguistik

Kemampuan pengolahan bahasa baik dalam hal pemahaman atau implementasinya secara tertulis ataupun lisan. Sama halnya denga kepintaran logik matematik, kepintaran ini juga biasanya diukur secara akademis.

Kamis, 10 Desember 2015

KAPAN SIH MANUSIA BISA TERBANG?

Berbagai upaya manusia untuk bisa terbang sudah dimulai sejak zaman Mesir kuno. Hal ini terlihat dari relif-relif yang ada pada piramida mereka.



Secara teknis upaya ini digambarkan oleh ahli dari Italia (yang serba bisa), yakni Leonardo da Vinci Kemudian sejak ditemukannya mesin Diesel, barulah keinginan untuk terbang di tahun 1903 menjadi kenyataan.



Bright bersaudara menerbangkan pesawat mereka setinggi 12 meter selama beberapa menit. Sejak itulah abad penerbangan dimulai.



Kini zaman itu telah berlalu, masuklah zaman dron yang mana pesawat bisa diterbangkan tanpa awak. Lebih dahsyat lagi, kini harga drone ini sudah sangat murah, dengan munculnya quadcopter, hexacopter dan lainnya.



Senin, 07 Desember 2015

CANTIK RELATIF, MATEMATIKA MUTLAK

Selalu aja ada anekdot yang menyatakan cantik itu relatif, tetapi jelek itu mutlak.

[embed]https://www.youtube.com/watch?v=eV5QeSs3fQo[/embed]

Minggu, 29 Desember 2013

Menguak Rahasia Kelelawar

Kelelawar merupakan satu-satunya mamalia bersayap yang termasuk ke dalam ordo Chiroptera. Chiroptera berasal dari bahasa Yunani: cheir artinya “tangan” dan pteron artinya “sayap”. Nowak dalam Nurfitrianto, dkk (2013) mengungkapkan bahwa ordo Chiroptera yang terbagi atas 2 subordo, yaitu Megachiroptera dan Microchiroptera terdiri dari 18 famili, 192 genus, dan 977 spesies.

Kelelawar mempunyai sayap tipis yang disebut patagium; terbentuk oleh perpanjangan jari kedua sampai kelima, serta terdiri dari banyak pembuluh darah, serabut jaringan ikat dan saraf. Perbedaan nyata antara sayap kelelawar dengan sayap burung adalah pada perluasan tubuhnya yang berdaging dan sayapnya yang tidak berbulu terbuat dari membran elastis tetapi berotot.




Kelelawar menggunakan frekuensi 100.000 Hz untuk navigasi gerakan terbang. Kelelawar memanfaatkan mekanisme aerodinamika yang sama seperti serangga serta mengandalkan pusaran udara horisontal yang disebut LEV (leading edge vortex) untuk menjaga tubuhnya tetap mengambang.




LEV terbentuk saat kelelawar mengepakkan sayapnya ke bawah (downstroke). Hal tersebut menghasilkan gaya dorong ke atas yang cukup kuat sehingga kelelawar tidak jatuh saat melakukan gerakan lambat atau melayang. Gaya dorong yang dihasilkan LEV menyumbangkan 40 persen gaya yang dibutuhkan untuk melayang.


Kelelawar memiliki ciri khusus yang dikenal dengan istilah echolocation (echo: gema, suara terpantul; dan location: penentuan letak, tempat benda). Ekolokasi kelelawar adalah teknik penentuan jarak dan keberadaan suatu benda dengan mengeluarkan suara, lalu mendengarkan pantulan suaranya sehingga memungkinkannya mendapatkan “peta”.

Kelelawar Microchiroptera dengan kemampuan ekolokasi mengeluarkan suara ultrasonik dari mulut atau hidungnya. Pantulan gelombang suara yang diterima oleh tragus diteruskan ke otak untuk diterjemahkan menjadi citra lingkungan sekitarnya dalam benak kelelawar. Bentuk telinga kelelawar yang seperti corong berfungsi sebagai penerima gelombang ultrasonik yang dibalikkan, seperti radar penerima.

 

Menurut Cracknell, kelelawar mengeluarkan pulsa gelombang ultrasonik dengan frekuensi ± 40-50 kHz (Marlianto). Denyut ultrasonik yang dipancarkan oleh kelelawar akan dipantulkan apabila terkena mangsanya. Kelelawar menentukan letak melalui gema dengan mengingat setiap gelombang suara yang dikeluarkannya dan membandingkan gelombang suara yang asli dengan gema yang kembali kepadanya. Jika kecepatan bunyi di medium v, selang waktu t antara dikeluarkannya suara dengan diterimanya gema dapat dihitung dengan frekuensi suara kelelawar f dan banyaknya gelombang ultrasonik yang dipancarkan n, maka dapat ditentukan jarak sasaran s dari kelelawar melalui persamaan berikut:

 

Sabtu, 21 Juli 2012

ADA APA DENGAN 1 RAMADHAN, 1 SYAWAL DAN 10 ZULHIJJAH?

Bismillahirrahmanirrahiiiim. Salam Wrwb.



Ada yang bertanya masalah selisih paham penetapan 1 Ramadahan/Syawal yang tiap tahun menjadi kontroversi.


Pertama (1):
Yang menjadi perbedaan penetapan 1 Ramadhan adalah karena metode yg dipakai berbeda, yakni: HISAB & RUKYAT.


Jika masing-masing pada pendidiriannya untuk menggunakan salah 1 metode, maka sampai kapanpun tidak akan ada 1 Ramadhan/Syawal yg sama dalam sebuah negara (apalalagi wilayahnya luas) spt Indonesia.


Kedua (2):
Hisab = menentukan 1 Ramadhan dengan menggunakan Perhitungan ilmu Falak/Astronomi (termasuk menggunakan software komputer). Ini digunakan setelah beberapa kurun dari zaman Nabi oleh para astronom muslim/non.


Adapun hasil Hisab itu, diperoleh dari data-data pengamatan (RUKYAT) benda langit (khususnya bulan) selama berpuluh tahun bahkan berabad-abad. Setelah perhitungan ini mapan, sebagian orang tidak melihat (Rukyat) lagi untuk penentuan 1 Ramadhan/Syawal.


Kelebihan dengan metode Hisab ini, bisa memprediksi penanggalan Qomariyah tanggal2 sebelum dan sesudah saat ini.


Kita bisa memprediksi 1 Ramadhan/Syawal dengan menggunakan software (spt di www.Cybersky.com).


Ketiga (3):
Rukyat = menentukan 1 Ramadhan dengan memperhatikan pergerakan bulan secara langsung. Hal ini tetap digunakan karena landasan Qur'an dan Hadits Nabi yang menganjurkan melihat bulan. Bahkan jika bulan tertutup awan, Nabi menyuruh untuk menggenapkan perhitungan bulan.


Berdasarkan sains dan teknologi, telah didapati kesimpulan bahwa, untuk melihat Sabit bulan, ketinggian bulan harus berada sedikitnya 2 derajat di atas cakrawala barat saat matahari tenggelam.


Jadi, meskipun menurut perhitungan, bulan sudah masuk tanggal 1, namun masih dibawah 2 derajat, tidak disimpulkan sebagai tanggal 1 bulan Qomariah. Inilah pandangan dari pengguna metode RUKYAT.


MENGAPA BISA TERJADI PERBEDAAN?
Hal ini terjadi karena masing-masing berpendapat metodenyalah yang paling benar, bahkan lebih parah lagi  ada yang masih memakai rujukan2 dari guru2 terdahulunya, meskipun rujukan 2 tersebut sudah berumur ratusan tahun. Akibatnya ada yg berpuasa di H-3 sampai H+2 dari ketetapan pemerintah.


SOLUSINYA?
Ada baiknya anjuran untuk segera mensosialisasikan Mecca Mean Time di seluruh dunia, agar umat Islam bahkan seluruh manusia menggunakan patokan waktu ini. Jika ini tercapai, mungkin perbedaan2 bisa diminimalisir. Berikut sebagai tambahan berupa pertanyaan untuk membuka wawasan khususnya tentang kalender & jam Hijiyah.

=============================

# TAMBAHAN #


Tambahan (1):
Umat Islam menggunakan Bulan dalam perhitungan kalendernya (Qomariyah). Tidak hanya Muslim, Orang Tionghoa (China Daratan) dan banyak suku/bangsa lainnya juga menggunakan Bulan sebagai metode penanggalan.


Namun, dalam Islam... Mengamati benda langit dinilai ibadah, tidak seperti lainnya. Hal ini karena pengamatan astronomis tsb sangat berkaitan erat dengan peribadatan umat Islam.


Al Qur'an sendiri telah menjelaskannya secara gamblang, bahwa Bulan & Matahari digunakan sabagai alat bantu untuk penentuan waktu-waktu ibadah. (Silakan cek Surat & ayatnya !)


Tambahan (2):
Dalam kalender Hijriah, Perlu diingat, perhitungan Hari dimulai dari Maghrib (saat matahari tenggelam/sudah dibawah ufuk barat) sampai Maghrib berikutnya. Jadi, 1 hari 1 malam adalah dari maghrib ke maghrib berikutnya.


Mungkin banyak yg tahu anjuran Nabi untuk baca Surat Yaasiiiin di "awal hari", untuk ini sekali lagi menunjukkan baca Yaasiinnya habis sholat maghrib, bukan setelah subuh.


Tambahan (3):
Bulan mengelilingi Bumi dalam tempo 1 BULAN, dan berotasi pada sumbunya juga 1 BULAN, atau kala Rotasi Bulan = kala Revolusinya. Ini yang menyebabkan wajah bulan hanya sebelah saja yang kelihatan (spt yg kita lihat).



PERTANYAAN2 :


# Pertanyaan 1:
Apakah pantas, dalam 1 hari (misal Jum'at) ada lebih dari 1 tanggal Qomariah?


# Pertanyaan 2:
Jika tidak pantas, dimana yang harus diluruskan? Dimana letak kesalahannya?


# Pertanyaan 3:
Tahukah Anda, seluruh dunia sepakat jam 00:00 berada di London (Greenwich), anehnya semua umat Islam (termasuk Indonesia) tidak ada yang komplen dengan hal ini.
Dimanakah jam 00:00 waktu Hijriah itu?


# Pertanyaan 4:
Kenyataan belum ada kesepakatan umat Islam untuk menggunakan Mecca Mean Time yg sudah lama digagas (untuk jam 00:00) umat Islam serta tanggal 1 Global. Padahal sudah terbukti secara Qur'an, hadits, serta secara ilmiah dan teknologi bahwa Mecca merupakan pusat bumi, dan pantas sebagai acuan waktu Universal.
Apa kiranya yg menjadi penyebab?


# Pertanyaan 5:
Stamford (Turunan Yahudi) dan koleganya menjadikan Day Line (tahun 1919) pada posisi 180 derajat bujur Bumi (bertolak belakang dengan GMT 00:00 - Greenwich), letaknya melalui kepulauan Solomon / Samudera Fasifik.
Dari sinilah awal hari dunia dimulai, sehingga Indonesia menjadi lebih dahulu (+ 4 jam) ketimbang Mecca, sebaliknya jika Mecca Mean Time menjadi acuan (00:00 Global), maka Indonesia akan tertinggal -20 jam.


Tahukah anda apa efek dari dibuatnya Garis Day Line di Samudra Pasifik itu terhadap ibadah umat Islam? Mari kita diskusikan...


Wassalam,

Selasa, 19 Juni 2012

Kamuflase Tampilan Kenderaan, Hampir Tiba...

Ada yang ingat mobil Aston Martin V12 milik James Bond yang bisa kamuflase, sehingga seolah hilang karena tersamar dengan lingkungan sekitar? Teknologi ini sedang dikembangkan oleh para ilmuwan di BAE System, Swedia. Namun, untuk kebutuhan kamuflase kendaraan-kendaraan militer. Logam heksagonal yang bisa menyamarkan semua benda/BAE SYSTEM Nantinya, perangkat ini akan dapat melindungi tank dari serangan roket pencari panas yang kerap memburunya.


Proyek riset yang diberi nama Adaptiv ini akan diuji coba dalam dua tahun mendatang. Jubah tembus pandang militer ini terdiri atas kepingan logam berbentuk heksagonal sebesar telapak tangan orang dewasa. Kepingan logam ini dapat dipanaskan atau didinginkan dengan cepat untuk menyamarkan bangunan, kapal, atau helikopter yang terbang rendah. Untuk menyelubungi sebuah tank kecil, diperlukan sekitar 1.000 kepingan logam tersebut.


Perangkat ini dilengkapi dengan pemindai untuk "membaca" lingkungan sekitar. Kemudian, pola-pola hasil pemindaian direproduksi pada panel logam berbentuk heksagonal yang berada di lambung tank (atau obyek lainnya). Selanjutnya, citra inframerah ditampilkan sehingga memungkinkan tank menyatu dengan lingkungan sekitarnya dan membuat musuh melihatnya sebagai sebuah mobil atau bahkan seekor sapi.


Menurut Peter Sjolund, pimpinan riset, teknologi ini bekerja layaknya layar televisi termal. Selain membawa koleksi gambar yang sudah tersimpan, perangkat itu juga bisa mengambil gambar yang sesuai dengan lingkungan sekitarnya apabila diperlukan. Pengembangan lebih lanjut bahkan bisa makin canggih lagi.


(Kompas)

Minggu, 27 Mei 2012

Animasi Model Atom

Pada kesempatan ini saya menyisipkan hasil animasi khusunya pelajaran fisika (Model Atom dan Elektron). Berikut contoh hasil animasi sederhananya.


MODEL ATOMInti Atom dan Elektron

Sabtu, 19 Mei 2012

Hubungan 2 Roda

Pada kesempatan ini saya menyisipkan hasil animasi khusunya pelajaran fisika (gerak melingkar beraturan). Berikut contoh hasil animasi Hubungan 2 Roda sederhana.



HUBUNGAN 2 RODA

Gara-Gara Ntar

Rahasia Kuno Nusantara: Kenapa Kita Ngukur Waktu Pake Kedipan Mata? Pernah gak sih lo mikir, dari mana asalnya kata "sebentar" ata...