Tampilkan postingan dengan label pandapotan harahap. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pandapotan harahap. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 Mei 2025

AYAT EKONOMI vs 99 ISTRI?

Masya Allah....
Pagi ini Sabtu Barokah....
Ketemu ayat-ayat berikut, jadi penasaran.
Karena berfokus pada ayat ekonomi (Syariah), lalu dapat pencerahan.

اِذْ دَخَلُوْا عَلٰى دَاوٗدَ فَفَزِعَ مِنْهُمْ قَالُوْا لَا تَخَفْۚ خَصْمٰنِ بَغٰى بَعْضُنَا عَلٰى بَعْضٍ فَاحْكُمْ بَيْنَنَا بِالْحَقِّ وَلَا تُشْطِطْ وَاهْدِنَآ اِلٰى سَوَاۤءِ الصِّرَاطِ

 _Ketika mereka masuk menemui Daud lalu ia terkejut karena (kedatangan) mereka. Mereka berkata, “Janganlah kamu merasa takut, (kami) adalah dua orang yang berperkara yang salah seorang dari kami berbuat zalim kepada yang lain; maka berilah keputusan di antara kami dengan adil, dan janganlah kamu menyimpang dari kebenaran, dan tunjukilah kami ke jalan yang lurus._ 
Q.S Sad [38] : 22

اِنَّ هٰذَآ اَخِيْۗ لَهٗ تِسْعٌ وَّتِسْعُوْنَ نَعْجَةً وَّلِيَ نَعْجَةٌ وَّاحِدَةٌۗ فَقَالَ اَكْفِلْنِيْهَا وَعَزَّنِيْ فِى الْخِطَابِ
 _Sesungguhnya saudaraku ini mempunyai sembilan puluh sembilan ekor kambing betina dan aku mempunyai seekor saja. Maka dia berkata, “Serahkanlah kambingmu itu kepadaku!” Dan dia mengalahkan aku dalam perdebatan.__ 
Q.S Sad [38] : 23

قَالَ لَقَدْ ظَلَمَكَ بِسُؤَالِ نَعْجَتِكَ اِلٰى نِعَاجِهٖۗ وَاِنَّ كَثِيْرًا مِّنَ الْخُلَطَاۤءِ لَيَبْغِيْ بَعْضُهُمْ عَلٰى بَعْضٍ اِلَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَقَلِيْلٌ مَّا هُمْۗ وَظَنَّ دَاوٗدُ اَنَّمَا فَتَنّٰهُ فَاسْتَغْفَرَ رَبَّهٗ وَخَرَّ رَاكِعًا وَّاَنَابَ ۩
 _Daud berkata, “Sesungguhnya dia telah berbuat zalim kepadamu dengan meminta kambingmu itu untuk ditambahkan kepada kambingnya. Dan sesungguhnya kebanyakan dari orang-orang yang berserikat itu sebagian mereka berbuat zalim kepada sebagian yang lain, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh; dan amat sedikitlah mereka ini.” Dan Daud mengetahui bahwa Kami mengujinya; maka ia meminta ampun kepada Tuhannya lalu menyungkur sujud dan bertaubat._ 
Q.S Sad [38] : 24

Ada ayat ekonomi (Syariah tentunya), tapi?
👇👇👇



Astaghfirullah 👆👆👆
Yg terlihat tak selalu sesuai, Seperti gunung biru yg didekati.

Meski ada pendapat yang kontradiktif, namun hikmahnya sangat besar.

Sabtu, 10 Februari 2024

YUSUF-ZULAIKHA & HUKUM NEWTON

Allah SWT berfirman dalam QS 12 : 26-27

قَالَ هِيَ رَاوَدَتْنِيْ عَنْ نَّفْسِيْ وَشَهِدَ شَاهِدٌ مِّنْ اَهْلِهَاۚ اِنْ كَانَ قَمِيْصُهٗ قُدَّ مِنْ قُبُلٍ فَصَدَقَتْ وَهُوَ مِنَ الْكٰذِبِيْنَ 

"Jika baju gamisnya koyak di bagian depan, maka perempuan itu benar, dan dia (Yusuf) termasuk orang yang dusta.

وَاِنْ كَانَ قَمِيْصُهٗ قُدَّ مِنْ دُبُرٍ فَكَذَبَتْ وَهُوَ مِنَ الصّٰدِقِيْنَ 

"Dan jika baju gamisnya koyak di bagian belakang, maka perempuan itulah yang dusta, dan dia (Yusuf) termasuk orang yang benar."
Hukum Newton 1:
(Inersia/Kelembaman/Kemalasan)
"Benda cenderung mempertahankan kondisinya (diam/bergerak), sampai ada gaya luar yang mengubahnya".

Hukum Newton 2:
(Adanya Percepatan)
"Percepatan sebuah benda berbanding lurus dengan gaya yang bekerja padanya dan berbanding terbalik terhadap bobot benda"

Hukum Newton 3:
(Aksi dan Reaksi)
"Benda yang menerima Gaya aksi, akan memberikan Gaya Reaksi yang sebanding dengan gaya yang bekerja padanya namun dengan arah yang berbeda (berlawanan)"

Kondisi 1:
Yusuf berada di depan sementara Zulaiha berada di belakang menarik Yusuf, jadi benda yang bergerak sedang ditarik ke belakang agar berhenti (berkurang kecepatannya).

Ini sesuai dengan Hukum Newton 1, Yusuf mempertahankan kondisinya cenderung untuk tetap bergerak. 

Sesuai dengan kisah tersebut wajar saja jika benda (Yusuf) yang bergerak (ke kanan, anggap sumbu x+) tersebut ingin mempertahankan gerakannya dan baju (sebagai pembungkus) yang dipakai Yusuf akan tertarik ke belakang (sumbu x-). 

Dengan kata lain ada gaya-gaya ke belakang yang merobek baju Yusuf (jejak tarikan).

Kondisi 2:
Jika Yusuf berhadapan dengan Zulaiha, karena Zulaiha tidak mau lalu mendorong Yusuf maka dalam hal ini Yusuf sebagai benda yang didorong.

Sementara dorongan Zulaiha berada pada daerah dada Yusuf (sebagai titik tumpu gaya dorong), tentunya memiliki jejak atau dibuktikan dengan baju Yusuf yang koyak. 

Dari sini walaupun benda yang bergerak itu adalah Yusuf, dua gaya yang bekerja itu sangat berbeda. Satu menarik benda yang sedang bergerak agar berhenti (kondisi 1), sementara yang lainnya (kondisi 2) benda yang diam didorong untuk bergerak/menjauh.

Jadi di sini terlihat hukum Newton 1 terpenuhi, intinya mengubah kondisi benda yang cenderung mempertahankan kondisi awalnya.

Selanjutnya sebagaimana diketahui bahwa setiap ada aksi maka ada reaksi, yang mana memenuhi hukum Newton 3. 

Untuk kondisi Zulaiha mendorong Yusuf itu cenderung fokus pada hukum Newton 2, di mana percepatan akan muncul jika ada gaya luar yang dikerahkan pada benda tersebut.

Wallahu a'lam

Jumat, 09 Februari 2024

PERULANGAN & MODAL BESAR, Bisa Sama Hasilnya?

Seorang pemilik modal Rp 10 jt membeli barang, kemudian menjualnya Rp 10,3 jt di hari itu juga. Berarti untung Rp 300rb sehari.

Pedagang lain hanya memiliki modal Rp 1 jt. Ia beli Saldo deposit pulsa lalu menjualnya dan habis dalam bbrp jam. Belanja lagi dan jual lagi sampai akhirnya setelah 6x belanja terkumpullah total untung Rp 300rb.

Hasil kedua orang tersebut sama, namun berbeda cara. Yang pertama 1x saja dengan dengan untung 300rb, sementara yg kedua butuh bbrp x belanja dan jual.

Dalam Ekonomi modal/uang = Daya Beli
Dalam Fisika Daya = Energi per satuan waktu.

Dalam Fisika, terdapat jenis energi mekanik, salah satunya Energi Pegas.

Energi Potensial pegas setara dengan kuadrat frekuensinya. Ditarik, lepas, lalu berayun berulang ulang (sesuai frekuensi).

Frekuensi itu sendiri banyaknya perulangan tiap satuan waktu.

Dengan kata lain kedua pedagang tsb pada dasarnya memiliki potensi yg sama. Jadi, modal kecil butuh perulangan transaksi utk hasil yg sama dgn pemodal besar.

Salam Ekonofisika

Sabtu, 17 November 2018

DIGITAL BANKING DAN FINTECH

DIGITAL BANKING DAN FINTECH
(download makalah)
Oleh: Pandapotan Harahap

A.    Pendahuluan
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (telematics) terjadi sangat pesatnya ketika memasuki millennium ketiga. Sejalan dengan Hukum Moore[i] yang menyatakan bahwa perkembangan kecepatan prosesor dalam memproses data meningkat dua kali lipat dalam 24 bulan. Dalam dekade pertama millennium ketiga (di tahun 2006), prosesor intel telah mampu mencapai kecepatan 2,4 GHz, kemudian berkembang kelipatannya sampai core i9 yang merupakan kelipatan paralelnya[ii].  Akibatnya kecepatan akses dan kecepatan pengembangan teknologi pemrosesan data saling timbal balik dan mendukung[iii].
Pada pertengahan dekade kedua millennium ketiga, perkembangan telematika telah mampu memadukan perangkat radio, gambar, video, telekomunikasi nirkabel, kamera dan internet dalam satu perangkat saja. Ini mengakibatkan terjadinya perubahan besar-besaran hampir  di semua bidang yang berkaitan dengan teknologi, terutama perbankan. Para nasabah yang biasa berualang dan antri di ATM dan di bank mulai perlahan berangsur menggunakan SMS banking dan internet banking secara terpisah. Namun sejak perkembangan smartphone di masyarakat khususnya kalangan nasabah muda, aktivitas perbankan beralih pula dalam satu perangkat saja.
Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam perbankan di atas pada dasarnya masih berupa peralihan dari cara tradisional offline menjadi online, belum terlihat perubahan besar yang mendasar di bidang perbankan dan produknya. Meskipun saat ini produk-produk pendanaan sangat mudah dilakukan meskipun tanpa tatap muka, hanya bermodal KTP dan konfirmasi via ponsel dan email saja, namun intinya masih berupa produk lama, yakni pendanaan.
Pada dasarnya dunia perbankan mengacu pada: bank, nasabah dan uang itu sendiri. Jika ketiganya terlaksana secara terintegarasi dalam teknologi digital dan internet, maka  wujudlah apa yang dikenal dengan teknologi keuangan (financial technology/fintech). Namun, teknologi sendiri tidak peka terhadap nilai, terutama aspek agama sebagaimana dalam perbankan syariah yang memiliki sistem sendiri.
Perkembangan perbankan syariah dan kesadaran masyarakat dalam melakukan transaksi perbankan di bank syariah, terkadang mendapat tantangan berupa kemudahan-kemudahan dari perbankan dan pendanaan konvensional secara online. Belum lagi dari lembaga dengan sistem crouwd funding yang bisa menghimpun dana khalayak, meskipun mereka bukan lembaga keuangan. Sisi lain yang mendasar adalah uang itu sendiri yang dipandang berbeda dari pendukung bank konvensional dan bank syariah.
Perbankan syariah bukanlah suatu lembaga yang kaku dengan sumber daya manusia yang statis. Namun perkembangan zaman dan trend dunia luar terkait perbankan khususnya syariah menjadi tantangan tersendiri, apakah diikuti, ditinggalkan atau moderat sesuai aturan syariah. Untuk itu dalam tulisan ini akan diuraikan perihal digital banking dan financial technology (fintech) terkait perbankan syariah dengan harapan dan tantangannya.

B.     Digital Banking dan Fintech
Berdasarkan katanya, digital berarti sesuatu yang berhubungan dengan angka-angka untuk sistem perhitungan tertentu atau sesuatu yang berhubungan berhubungan dengan penomoran[iv]. Sementara menurut wikipedia Digital berasal dari kata Digitus (Yunani) berarti jari jemari. Nilai sepuluh (10) pada jari manusia tersebut terdiri dari 2 radix, yaitu 1 dan 0, oleh karena itu Digital merupakan penggambaran dari angka 0 dan 1 atau off dan on (bilangan biner). Semua sistem komputer menggunakan sistem digital sebagai basis datanya.[v]
Berdasarkan pengertiannya, digital banking mengacu kepada layanan keuangan kemudahan transaksi yang menggunakan sistem digital dalam operasi dan teknologinya.[vi] Secara sederhana layanan digital merupakan kemudahan sebagian transaksi perbankan menggunakan telepon seluler/genggam. Saat ini kemudahan ini didukung dengan munculnya smartphone (telepon pintar) yang memiliki fitur terintegrasi hampir semua teknologi informasi dan komunikasi yang ada.
Sedikit berbeda dengan teknologi digital, teknologi keuangan (financial technology) merupakan bagian penerapan teknologi digital untuk kemudahan transaksi keuangan atau perbankan. National Digital Research Centre (NDRC) mendefinisikan fintech sebagai istilah yang dapat digunakan untuk menyebut inovasi dalam bidang jasa keuangan atau finansial. Bisa juga dengan inovasi finansial yang diberi sentuhan teknologi modern. Bisa juga dengan arti segmen di dunia start up yang membantu untuk memaksimalkan dalam penggunaan teknologi untuk mengubah, mempertajam atau mempercepat berbagai aspek pelayanan keuangan.[vii]   
Oseni dan Ali menyatakan Fintech harus dipahami sebagai teknologi yang mencakup seluruh aspek aplikasi kelanjutan teknologi dalam mengirim, memfasilitasi, ataupun kemudahan layanan finansial.[viii] Kebutuhan terhadap solusi fintech dinyatakan dengan besarnya adopsi teknologi, penggunaan mobil dengan level tinggi, mencapai laju penetrasi internet, bertambahnya urbanisasi, masyarakat berpendidikan dan masih muda, sama seperti segmen nasabah kalangan yang belum terlayani dengan solusi perbankan tradisional. Faktor-faktor ini dan potensi ekonomi dari teknologi baru menarik banyak para investor untuk sektor ini.[ix] 
Berikut ini beberapa kemudahan dalam digital banking: 1) Meningkatkan mobilitas; para nasabah tak perlu lagi antri, ke kantor, berjumpa dalam transaksinya, bahkan saat ini bisa secara global, 2) Memperbesar kesempatan; para pengguna tidak lagi khawatir karena rentang waktu yang singkat dan banyaknya pilihan, 3) Ramah lingkungan; penggunaan kertas dari kayu dan tinta kimia dapat dihindari, 4) Mudah dan praktis; transaksi dapat dilakukan 24/7 kapan dan dimana saja.[x]
1.      Ranah Besar Fintech
Perbankan yang menerapkan teknologi terkini dalam operasinya akan terus bertahan. Setidaknya jika dilihat dari aktivitas perbankan saat ini, fintech mencakup:
a.       teknologi uang itu sendiri, saat ini terdapat uang kertas/fiat, e-money, coin, dan cryptocurrency
b.      para nasabah, para pengguna jasa perbankan dengan ragam usia, skill dan pandangan
c.       lembaga perbankan, yang memiliki kebijakan terhadap keuangan, termasuk produk dan teknologi
d.      regulator, lembaga atau pemerintah yang mengatur dan mengawasi transaksi pengguna jasa perbankan
Terkait uang, pada dasarnya uang kertas dan e-money sama saja, namun e-money merupakan perwakilan uang kertas dalam bentuk nominal digital. Berbeda dengan uang kertas, coin logam seperti dinar/dirham merupakan uang sejati yang telah wujud sebelum masehi. Untuk yang terakhir, cryptocurrency memiliki karakteristik yang berbeda dengan ketiganya. Namun hampir sama dengan dinar yang terbatas jumlahnya, ditambang dan dapat dipecah dengan nilai fraksinya. Hanya nilai intrinsik saja yang tidak dimiliki ketiga jenis uang tersebut selain coin.
 Untuk nasabah sendiri, kalangannya dibagi menjadi usia muda dan tua, melek teknologi dan tidak, berulang atau jarang, pasif atau aktif. Kemudahan-kemudahan dan sifat literat terhadap teknologi keuangan ini menjadikan banyak kalangan muda mulai memasuki dunia bisnis dan perbankan.
Perbankan sebagai lembaga kuangan yang diakui pemerintah selalu berhadapan dengan perkembangan teknologi, terlebih teknologi digital. Mau tidak mau, harus ada investasi dan biaya untuk mengimplementasikannya kepada khalayak umum, terutama para nasabahnya. Ketertinggalan perbankan dalam teknologi digital dan internet serta regulasi yang ketat menjadikan para nasabah mencari alternatif baru dalam transaksinya, seperti penggunaan crypto sebagai pengganti biaya remitansi.

2.      Isu Besar Dalam Fintech
Simon Cox mengatakan bahwa keuangan dan teknologi selalu terkait erat. Uang adalah alat yang memungkinkan masyarakat melakukan hal-hal tertentu yang tanpanya kita tidak bisa melakukannya dengan sangat efisien. Jadi, keuangan sudah 100 persen teknologi apalagi dihubungkan dengan perkembangan Big Data Analysis dan Cloud Computing. Menurutnya terdapat 5 masalah fintech saat ini, antara lain:
1)      Anggaran yang ketat: dibutuhkan dana untuk teknologi terkini, namun juga dipandang sebagai pengeluaran ketimbang investasi
2)      Sistem warisan: sisa sistem dan teknologi baru harus bisa berjalan sepadan, tanpa meruntuhkan sistem lama
3)      Peraturan: terdapat kesenjangan sistem teknologi dengan peningkatan regulasi akibat krisis keuangan yang lalu
4)      Kecelakaan: terdapat kegagalan teknologi pada beberapa lembaga keuangan yang menerapkannya, trauma dalam implementasi dan sangat hati-hati
5)      Menjadi hijau: selalu terjadi perbedaan antar ide dan kenyataan, seperti sumber daya alam dan energi dalam mewujudkan operasi yang ramah lingkungan.[xi]
3.      Masa Depan Fintech
Simon Cox memprediksi masa depan fintech terkait dengan beberapa hal berikut, antara lain: Mata uang virtual, perdagangan yang didukung neutrino, teknologi dan modal.[xii] Untuk yang pertama, mata uang virtual (cryptocurrency) yang telah mengglobal antara lain Bitcoin, Etherium dan Ripple. Ketiganya merupakan peringkat teratas dalam volume transaksi harian. Ripple sendiri banyak digunakan perbankan untuk pengiriman uang ke luar negeri demi menghindari biaya remitansi, karena fluktuasinya yang kecil dalam sehari.
Peningkatan kecepatan transmisi data saat ini dapat dilakukan dengan neutrino, ini sangat penting karena neutrinomampu menembus bumi, sehingga transaksi nantinya akan menjadi lebih cepat dibandingkan dengan internet fiber optik yang sudah ada. Untuk investasi sarana fintech terbaru ini diperlukan teknologi dan modal yang sangat besar. Kepiawaian dalam investasi dan pemodalan sangat menentukan masa depan lembaga keuangan.
Saat ini, dunia perbankan mendapat tantangan baru berupa hadirnya mata uang virtual atau cryptocurrency. Terdapat lebih dari 2000 mata uang crypto yang listing di coinmarketcap, dengan bitcoin di peringkat pertama. Para pengguna crypto mengatakan Bitcoin sebagai induknya cryptocurrency, karena semua crypto mengacu kepada bitcoin sebagai tolok ukur pertukarannya.

4.      Fenomena Baru Digital dan Fintech
a.      Bitcoin dan Blockchain
Bitcoin menggunakan teknologi blockchain dalam transaksinya, dimana semua data tersentralisasi, tersebar dan tidak ada yang bisa menambah, mengedit data yang sudah pernah dicatat ke dalam blok-blok di setiap tambang (komputer server). Semua server desentralisasi ini saling konfirmasi jika ada penambahan data, mirip buku besar yang memiliki time stamp setiap transaksinya. Untuk menghapus data dari blockchain haruslah menghapus atau menghancurkan seluruh server tersebut (bisa tersebar di 200 negara), namun uniknya semua orang bisa ikutan mengaitkan servernya untuk menambang crypto ini.
b.      Auto Responder Robot
Robot disini merupakan software yang diprogram dan dikembangkan berdasarkan prinsip Artificial Inteligence. Software ini mampu menjawab bahkan bertanya tentang kebutuhan seseorang berdasarkan input data yang dimasukkan, baik berupa teks, gambar maupun suara. Beberapa tahun ke depan kebutuhan akan robot ini dipastikan meningkat, mengingat tugas-tugas seperti konsultan hukum, keuangan dan layanan customer service dapat diwakilkan oleh robot ini. Sampai anjuran mengambil keputusan membeli atau melepas saham dapat dilakukannya.
c.       Teknologi Artificial Intelligence (AI)
Penerapan AI dan menggandengnya dalam merekrut nasabah sangat diperlukan, mengingat jika dilakukan secara konvensional akan memakan banyak biaya dan waktu. Data-data yang telah ada di internet, maupun yang terkoneksi dengannya dapat diolah dengan teknologi ini. Sebagaimana facebook yang memiliki milyaran data manusia, dapat diklasifikasikan dengan baik dan benar berdasarkan umur, penghasilan, hobby bahkan jejak belanja beberapa bulan terakhir. AI sangat membantu dalam menganalisis data dan memetakannya serta mengambil kesimpulan.
Selain penerapan di atas, AI dapat pula ikut andil bagian dalam cloud computing, data mining, big data analysis dan lainnya yang sangat menentukan dunia fintech ke depannya. Namun dari sisi perbankan syariah, apakah dibenarkan atau tidak, perlu tinjauan dan ketegasan, mengingat aspek-aspek positif dan negatif pasti ikut di dalamnya.

C.    Fintech Dalam Perbankan Syariah
1.      Perbankan Syariah Mengikuti Regulasi
Pada dasarnya, kegiatan perbankan baik konvensional maupun syariah selalu berada di seputar ranah perbankan itu sendiri: uang, nasabah, lembaga dan regulator. Produk-produknya masih berupa produk lama seperti KPR, KKB, simpan, pinjam dan lainnya dengan pola sama. Adapun perbedaan antara konvensional dan syariah lebih mengacu kepada akad transaksinya.
Belum terdapat produk baru perbankan, khususnya produk perbankan syariah. Sebagai contoh, peraturan OJK (No. 77/POJK.01/2016) tentang layanan fintech berfokus pada bolehnya melakukan transaksi keuangan menggunakan sistem elektronik dan internet. Dalam sistem syariahnya, teknologi digital dan internet untuk transaksi tetap mengacu kepada konsep murabahah, salam, istisna, mudharabah, musyarakah dan ijarah. Dengan adanya teknologi ini, transaksi lebih cenderung terlaksana real time, beda tempat (jauh) dan pernyataan ijab kabul dalam bentuk pilihan-pilihan tertulis yang mudah dipahami.
Salah satu contoh kemudahan dalam fintech syariah adalah sistem mudharabah fintech. Dengan adanya kepercayaan investor (shohibul maal), sistem akuntansi yang online dan realtime memudahkan investor dari segala penjuru untuk menyertakan modalnya. Begitu juga dengan laporan keuangan serta informasi bagi hasil yang mudah diperoleh. Untuk audit, dengan adanya perkembangan teknologi digital forensik, penyalahgunaan laporan keuangan dapat ditelusuri.[xiii] Saat ini telah digagas pula penggunaan blockchain (lawan dari centralized server) untuk rekam akuntansi dan menghindari manipulasi.
Dalam beberapa tahun belakangan ini telah digagas pula penerapan teknologi blockchain dalam pengelolaan wakaf. Mengingat wakaf pada dasarnya merupakan pemberian sukarela dengan nilai awal wakaf yang tetap dan hasilnya dapat dirasakan seluruh umat, sudah sewajarnya pengelolaannya harus transparan. Blockchain memberi kemudahan tersebut, apalagi dikaitkan dengan bank wakaf yang dinilai mampu mengakomodir nominal-nominal kecil patungan untuk keperluan wakaf.
2.      Fintech Syariah Mendukung Uang Sejati
Saat ini terdapat banyak komunitas yang ingin mengembalikan supremasi dinar (emas) dan dirham (perak) yang sudah terbukti sepanjang zaman tahan inflasi dan memiliki nilai intrinsik. Namun regulasi-regulasi tiap negara berbeda-beda, termasuk Indonesia yang berafiliasi dengan IMF yang melarang emas sebagai alat transaksi yang sah.[xiv] Namun komunitas-komunitas ini menggunakan ragam cara sehingga tidak melanggar aturan BI dalam bentuk alat bantu tukar bayar.
Selain kembali kepada Dinar/Dirham, beberapa kalangan menggunakan cryptorrency seperti Bitcoin dengan teknologi blockchain untuk alat transaksi global. Meski tidak ada regulator dan negara asal  serta berisiko, para investor dan pencari jalan keluar tetap menggaungkannya. Gagasan dan perilaku ini merupakan bentuk perlawanan terhadap hegemoni Dollar Amerika yang memperparah kondisi kesejahteraan masyarakat dunia. Ide penggunaan blockchain sebagai pendukung distribusi dinar juga mendapat apresiasi dari Umar Vadillo.[xv]
Kalangan yang berkeinginan untuk kembali kepada uang sejati juga menolak e-money sebagai alat bayar, karena ini dianggap hanya perwakilan uang fiat dan bahkan secara tidak langsung mewujudkan uang baru dalam setiap pencetakan e-money tersebut. Teknologi blockchain dipandang dapat menjadi ujung tombak distribusi dinar dan dirham, tanpa harus diatur regulasi yang ketat.
Penulis sendiri menggagas untuk mewujudkan lembaran uang dengan penyisipan serat emas ditambah teknologi chip yang di dalamnya dan terhubung dengan blockchain di seluruh dunia. Selanjutnya diharapkan perbankan syariah selalu berupaya agar teknologi terkini dalam fintech secepatnya diimplementasikan, mengingat ini dapat meningkatkan daya saing sesama lembaga keuangan.
D.    Simpulan dan Saran
1.      Simpulan
Pada dasarnya fintech merupakan penerapan teknologi digital di bidang perbankan untuk kemudahan transaksi para nasabah dan lembaga keuangan serta pihak pengatur regulasi. Terdapat kemudahan dalam penggunaan fintech, terutama bersifat mobil dan on demand kapan dan dimana saja. Hampir semua transaksi perbankan syariah dapat mengikuti kemajuan fintech, karena pada dasarnya hanya beda di akad.
2.      Saran
Sejatinya perbankan syariah secepatnya mengimplementasikan fintech dalam transaksi nasabah setelah melakukan penilaian yang mumpuni. Sejalan dengan perkembangan dan gagasan komunitas-komunitas yang menginginkan wujud keuangan yang benar-benar syariah (uang dengan nilai intrinsik), ada baiknya pemanfaatan teknologi blockchain diadopsi untuk mendukung terwujudnya tujuan tersebut.




[iv]   https://kbbi.web.id/digital (diakses 10 Okt 2019)
[v]    https://id.wikipedia.org/wiki/Digital (diakses 10 Okt 2019)
[viii]         Umar A. Oseni and S. Nazim Ali, (2019). Fintech In Islamic Finance: Theory and Practice. Newyork: Routledge.
[ix]    Mohammed, Hazik. (2018). Fintech and the Islamic Digital Economy. Islamic Finance News.
[xiii]  Murniati Mukhlisin. Isyu Legalitas, Akuntansi, Audit, Tata Keloladan Etika Fintech Syariah. Materi Seminar Nasional Fintech Syariah di STIE Tadzkia, Bogor. (30 Sep 2017).
[xiv] Muhaimin Iqbal. (2008). Dinar Solution: Dinar Sebagai Solusi. Jakarta: Gema Insani Press.
[xv] Umar Vadillo. (2019). Muamalat: Pengganti Sistem Riba. Depok: Pustaka Adina.




Sabtu, 21 Mei 2016

Bank Soal Berbasis Excel, Bisa!

Maaf, ini hanya untuk para guru yang sudah "terbiasa" dengan Ms Excel...



Hasilnya, silahkan download SOAL OTOMATIS + BERPAKET - v.1.3, dan beri masukan untuk optimalisasi. Thanks.



bank_soal_kandank

Bagi guru yang tidak "terbiasa rumit" dengan Microsoft Excel, sudah saya sediakan bagian data (sheet) untuk mengubah:


  • SOAL-nya,

  • Mengatur SKOR-nya,

  • Mengatur KUNCI JAWABAN-nya,

  • Silakan hubungi Author (saya) untuk mendapatkan passwordnya.



p19t5hoe501p13e11hdh17nn3k53

===================================================================

Jumat, 05 Februari 2016

Sosiofisika: Kapasitas Besar Untuk Naik Lebih Tinggi

MENGAPA BALON BISA TERBANG?



Itulah salah satu pertanyaan awal pada sesi pembelajaran Fisika, yakni Fluida (zat alir).



Jonathan Trappe soars in bid to be the first man to cross the Atlantic in a balloon cluster systemSaat mengajarkan fluida kepada para siswa, pengetahuan dasar tentang massa jenis merupakan hal yang paling pokok. Kok balon bisa terbang di udara? Terus naik dan naik? Kapan berhentinya? Apa nantinya akan turun kembali?



Beberapa pertanyaan tersebut memang sering di dengar, namun jawabannya?



Massa jenis merupakan perbandingan bobot (ke-massif-an) suatu benda apapun terhadap volume (kapasitas) nya.



Benda yang ringan seperti Styrofoam (gabus penyangga dalam kotak peralatan elektronik) jika diletakkan di air, maka akan mengapung. Bahkan jika dicelupkan ke dalam air pun akan muncul kembali ke permukaan air.



Benda ringan lainnya seperti bola pimpong juga akan mengalami hal yang sama seperti styrofoam tadi, yakni akan muncul ke permukaan jika dicelupkan.



Bola pingpong memiliki bobot 2,7 gr dan volume 268 cm3. Perbandingan bobot terhadap volumenya sebesar 0,1 gr/cm3. Bisa kita bandingkan dengan air dengan massa jenis sebesar 1,0 gr/cm3.



Mengapa bola pingpon bisa mengapung? Ya, jelas saja karena massa jenisnya 0,1 jauh lebih kecil dari air 1,0.



Jadi benda apapun jika massa jenisnya lebih kecil dari air, akan mengapung ke permukaan. Jika bola dilepaskan di dalam air, maka bola pingpong tersebut akan terlihat bergerak naik sampai batas permukaan air.



Dengan prinsip yang sama, balon terbang yang biasa kita lepaskan terlihat naik ke udara, ini sama seperti bola pingpong yang sedang bergerak ke permukaan air. Balon tersebut berusaha naik dan naik sampai batas permukaan udara, inilah yang sering kita sebut "balon" terbang.



Jadi prinsip dasarnya sederhana, yakni adanya beda massa jenis. Jika 2 benda yang berbeda massa jenisnya ditempatkan bersamaan, maka yang memiliki massa jenis kecil akan mencoba untuk berada di atas.



Trus, bola pingpong yang bergerak dari dalam air mengapa tidak naik ke udara? Jawabannya jelas, karena massa jenis bola pingpong jauh lebih besar dibanding udara. Makanya udara tetap berada di atas bola.



BAGAIMANA MENGUBAH MASSA JENIS?



Karena massa jenis merupakan perbandingan bobot (massa) terhadap kapasitas (volume) benda, maka untuk mengubahnya tentu dengan mengubah bobot atau kapasitasnya. Jika bobotnya diperbesar dan kapasitasnya tetap, maka massa jenisnya membesar. Sebaliknya jika bobotnya tetap tetapi kapasitasnya diperbesar, maka massa jenisnya mengecil.



SOSIOFISIKA



Untuk menjadi hebat (berguna, bermanfaat, agung, disegani dsb), maka kita bisa meniru filosofi balon yang bisa terbang itu. Yakni dengan massa jenis yang kecil, maka akan mudah naik terbang ke udara.



Memperbesar kapasitas, bagi manusia dapat diartikan memperbaiki diri, menambah kompetensi, meningkatkan skill, tanggap sosial atau mudahnya meningkatkan kapasitas jasmani dan rohani.



Seperti balon terbang, jika bobot dipertahankan dan kapasitas diperbesar, maka akan mudah untuk naik di udara. Perbandingan 1 orang yang memiliki kemampuan setara dengan 100 orang dapat dikatakan luar biasa. Seolah-olah dia memiliki massa jenis 1 : 100 yakni 0,01 (seperseratus).



Semakin kecil semakin bagus. Balon yang memiliki massa jenis kecil tentu akan mampu naik lebih tinggi.




Orang kebanyakan tentu tidak dapat kita sebut memiliki kapasitas, seperti halnya buruh bangunan yang jumlahnya banyak itu, tidak akan pernah sama dengan 1 orang arsitek yang merancang sebuah bangunan. Takkan juga sama dengan insinyur yang mampu memperhitungkan kekuatan dan menata mesin dan para pekerja.


Walhasil, untuk menjadi sukses dimanapun, tingkatkan kapasitas diri agar bisa naik di antara orang-orang yang banyak.




Wallahu a'lam

Sabtu, 26 Desember 2015

Soal-Soal Dualisme Gelombang Partikel

Soal 1. Dualisme Gelombang Partikel


--------------------------------------------- Klik Pembahasan 



Soal 2. Dualisme Gelombang Partikel


--------------------------------------------- Klik Pembahasan 



Soal 3. Dualisme Gelombang Partikel


--------------------------------------------- Klik Pembahasan 

Soal-Soal Fisika Modern

Soal 1. Fisika Modern


--------------------------------------------- Klik Pembahasan 



Soal 2. Fisika Modern


--------------------------------------------- Klik Pembahasan 



Soal 3. Fisika Modern


--------------------------------------------- Klik Pembahasan 

Soal-Soal Magnet

Soal 1. Magnet


--------------------------------------------- Klik Pembahasan 



Soal 2. Magnet


--------------------------------------------- Klik Pembahasan 



Soal 3. Magnet


--------------------------------------------- Klik Pembahasan 

Soal-Soal Getaran, Gelombang & Bunyi

Soal 1. Getaran, Gelombang & Bunyi


--------------------------------------------- Klik Pembahasan 



Soal 2. Getaran, Gelombang & Bunyi

--------------------------------------------- Klik Pembahasan 



Soal 3. Getaran, Gelombang & Bunyi


--------------------------------------------- Klik Pembahasan 



Soal 4. Getaran, Gelombang & Bunyi


--------------------------------------------- Klik Pembahasan 



Soal 5. Getaran, Gelombang & Bunyi


--------------------------------------------- Klik Pembahasan 



 

Soal-Soal Optika Geometri & Alat Optik

Soal 1. Optika Geometeri & Alat Optik


----------------------------------------  Klik Pembahasan 



Soal 2. Optika Geometeri & Alat Optik


----------------------------------------  Klik Pembahasan 



Soal 3. Optika Geometeri & Alat Optik


----------------------------------------  Klik Pembahasan 



Soal 4. Optika Geometeri & Alat Optik


----------------------------------------  Klik Pembahasan 



Soal 5. Optika Geometeri & Alat Optik


----------------------------------------  Klik Pembahasan 



 

Soal-Soal Fluida Dinamis

Soal 1. Fluida Dinamis


-----------------------------------  Klik Pembahasan 



Soal 2. Fluida Dinamis


-----------------------------------  Klik Pembahasan 



Soal 3. Fluida Dinamis


-----------------------------------  Klik Pembahasan 



Soal 4. Fluida Dinamis


-----------------------------------  Klik Pembahasan 



Soal 5. Fluida Dinamis


-----------------------------------  Klik Pembahasan 



Soal-Soal Fluida Statis

Soal 1. Fluida Statis


-------------------------------------  Klik Pembahasan 



Soal 2. Fluida Statis


-------------------------------------  Klik Pembahasan



Soal 3. Fluida Statis


-------------------------------------  Klik Pembahasan



 

Kamis, 10 Desember 2015

KAPAN SIH MANUSIA BISA TERBANG?

Berbagai upaya manusia untuk bisa terbang sudah dimulai sejak zaman Mesir kuno. Hal ini terlihat dari relif-relif yang ada pada piramida mereka.



Secara teknis upaya ini digambarkan oleh ahli dari Italia (yang serba bisa), yakni Leonardo da Vinci Kemudian sejak ditemukannya mesin Diesel, barulah keinginan untuk terbang di tahun 1903 menjadi kenyataan.



Bright bersaudara menerbangkan pesawat mereka setinggi 12 meter selama beberapa menit. Sejak itulah abad penerbangan dimulai.



Kini zaman itu telah berlalu, masuklah zaman dron yang mana pesawat bisa diterbangkan tanpa awak. Lebih dahsyat lagi, kini harga drone ini sudah sangat murah, dengan munculnya quadcopter, hexacopter dan lainnya.



Senin, 07 Desember 2015

CANTIK RELATIF, MATEMATIKA MUTLAK

Selalu aja ada anekdot yang menyatakan cantik itu relatif, tetapi jelek itu mutlak.

[embed]https://www.youtube.com/watch?v=eV5QeSs3fQo[/embed]

Sabtu, 10 Januari 2015

PERKEMBANGAN INTERNET GENERASI KEEMPAT DAN ENTERPRENEURSHIP

PERKEMBANGAN INTERNET GENERASI KEEMPAT DAN ENTERPRENEURSHIP



Oleh: Pandapotan Harahap, M.Pd., M.P.Fis.



A.    Pendahuluan



Menurut George Kneller[1], berdasarkan asal-usul perkataannya (bahasa Yunani “techne”) yang berarti seni atau keterampilan, teknologi pada dasarnya adalah suatu ikhtiar praktis, yaitu usaha untuk mengubah dunia dengan usaha untuk memahaminya. Dengan kata lain, teknologi adalah untuk mempermudah manusia. Memasuki millennium ke-3 abad informasi mulai bergulir, ini ditandai dengan perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Teknologi informasi dan komunikasi terdiri dari 3 (tiga) kata, yaitu: teknologi, informasi dan komunikasi.



Menurut Nasution (1989), informasi adalah hasil pembentukan, pengorganisasian atau pengubahan data dimana dengan cara itu dapat meningkatkan pengetahuan penerimanya. Informasi adalah data yang telah diproses, diorganisasikan dan dihubungkan dengan persoalan yang spesifik untuk menemukan hubungan di antara data tersebut. [3]



Sementara komunikasi diartikan sebagai proses dimana dua orang atau lebih membentuk atau melakukan pertukaran informasi dengan satu sama lainnya, yang pada gilirannya akan tiba pada saling pengertian yang mendalam dengan unsur-unsur: adanya sumber, pesan, media, penerima dan efek.



            Berdasarkan definisi ketiga istilah di atas, para ahli menyatakan bahwa Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), adalah payung besar terminologi yang mencakup seluruh peralatan teknis untuk memproses dan menyampaikan informasi. TIK mencakup dua aspek yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi. Teknologi informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi. Sedangkan teknologi komunikasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya. Oleh karena itu, teknologi informasi dan teknologi komunikasi adalah dua buah konsep yang tidak terpisahkan. Jadi TIK mengandung pengertian luas yaitu segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, pemindahan informasi antar media.



Sejalan dengan perkembangan ICT, perkembangan internet juga mengalami perkembangan yang sangat cepat. Ini ditandai dengan menyatunya beberapa teknologi dalam sebuah perangkat (gadget). Ponsel pintar saat ini telah mencakup kebutuhan komunikasi berupa perakaman data, publikasi dan  penyebarannya (ada kamera dan terhubung) langsung ke internet. Namun terdapat kendala saat publikasi tersebut, hal ini sebagai efek jaringan internet yang tidak mumpuni ditempat user berada.



Sampai saat ini, wilayah jaringan internet Indonesia masih pada rentang 2,5G di pinggiran dan 3G sampai 3,5G di pusat kabupaten/kota. Namun ada kabar gembira dengan adanya regulasi pemerintah tentang jaringan internet 4G yang mulai dikomersilkan. Meskipun baru ujicoba wilayah Jakarta, Surabaya dan Bali, dalam waktu dekat diprediksi coverage 4G akan merambah ke wilayah kabupaten/kota lain Indonesia.



Tulisan ini membahas perkembangan internet generasi keempat, peluang enterpreneurship, serta harapan dan tantangan dalam pengembangannya.



B. Perkembangan ICT



Perkembangan ICT dan Internet sejalan dengan perkembangan Teknologi Komputer Generasi Kelima. Dimana beberapa komputer dapat menerima instruksi secara lisan dan mampu meniru nalar manusia. Kemampuan untuk menterjemahkan bahasa asing juga menjadi mungkin. Fasilitas ini tampak sederhana. Namun fasilitas tersebut menjadi jauh lebih rumit dari yang diduga ketika programmer menyadari bahwa pengertian manusia sangat bergantung pada konteks dan pengertian daripada sekedar menterjemahkan kata-kata secara langsung.



Dua kemajuan rekayasa yang terutama adalah kemampuan pemrosesan paralel, yang akan menggantikan model von Neumann (processor tunggal). Model von Neumann akan digantikan dengan sistem yang mampu mengkoordinasikan banyak CPU untuk bekerja secara serempak. Kemajuan lain adalah teknologi superkonduktor yang memungkinkan aliran elektrik tanpa ada hambatan apapun, yang nantinya dapat mempercepat kecepatan informasi.



            Komputer generasi kelima kini sedang dalam pengembangan. Komponen yang dipakai adalah VLSI (Very Large Scale Integration). Negara yang mempelopori perkembangan komputer generasi kelima ini adalah Jepang. Kemungkinan pengembangan komputer lainnya ialah kemampuan komputer memecahkan masalah sendiri dengan bantuan AI (Artificial Intellegence). Hal ini dapat diterapkan untuk mengoperasikan robot (seperti Robot Asimo-Honda).



C. Jaringan Komputer



Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer, alat cetak/printer, dan peralatan lainnya yang saling terhubung. Informasi dan data bergerak melalui kabel-kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer yang sama dan bersama-sama menggunakan hardware/software yang terhubung dengan jaringan. Komputer yang terhubung tersebut, dimungkinkan berhubungan dengan media kabel, saluran telepon, gelombang radio, satelit, atau sinar infra merah.



Semua peralatan jaringan komputer yang saling berhubungan dikenal sebagai jaringan (network), dapat berupa jaringan luas wide area network WAN, jaringan setempat local area network (LAN) atau kombinasi keduanya. Wide Area Network (WAN) meliputi area geografis yang luas dengan beragam fasilitas komunikasi seperti jasa telepon jarak jauh, transmisi satelit dan kabel bawah laut.



D. Jaringan Nirkabel (Wireless)



Jaringan nirkabel (wireless network) adalah bidang disiplin yang berkaitan dengan komunikasi antar sistem komputer tanpa menggunakan kabel. Jaringan nirkabel ini sering dipakai untuk jaringan komputer baik pada jarak yang dekat (beberapa meter, memakai alat/pemancar bluetooth) maupun pada jarak jauh (lewat satelit). Bidang ini erat hubungannya dengan bidang telekomunikasi, teknologi informasi, dan teknik komputer. Jenis jaringan yang populer dalam kategori jaringan nirkabel ini meliputi: Jaringan kawasan lokal nirkabel (wireless LAN/WLAN) dan Wi-Fi.



Jaringan nirkabel biasanya menghubungkan satu sistem komputer dengan sistem yang lain dengan menggunakan beberapa macam media transmisi tanpa kabel, seperti: gelombang radio, gelombang mikro, maupun cahaya infra merah.



E. Perkembangan Internet



Internet itu sendiri berasal dari kata Interconnection Networking, yang berarti hubungan dari banyak jaringan komputer dengan berbagai tipe dan jenis, dengan menggunakan tipe komunikasi seperti telepon, salelit, dan lainnya. Pada awalnya perkembangan internet dipicu oleh adu teknologi antara rusia dan Amerika Serikat. Sejak 1957 Uni Soviet (sekarang Russia) meluncurkan wahana luar angkasa. Amerika serikat berupaya meningkatkan kemampuan teknologi luar angkasanya dengan dibentuknya Advanced Research Projects Agency (ARPA) di tahun 1958, yang bertujuan agar Amerika Serikat mampu meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi komputer.



Tahun 1960-an ARPA mengembangkan ARPANET untuk mempromosikan “Jaringan Kerjasama Komputer”, dan berhasil menghubungkan empat buah host komputer perguruan tinggi ternama hingga tahun 1969. Di tahun 1965 istilah “Hypertext” dikeluarkan oleh Ted Nelson. Di tahun 1971 anggota jaringan ARPANET bertambah menjadi 23 buah node komputer, yang terdiri atas komputer-komputer untuk riset milik pemerintah Amerika Serikat dan universitas. Selanjutnya di tahun 1973 ARPANET telah merambah keluar Amerika Serikat.



Vint Cerf dan Bob Kahn mempublikasikan spesifikasi detail protokol Transmission Control Protocol (TCP) di tahun 1974, versi komersial dari ARPANET yang mereka sebut sebagai Telnet dan tercatat 111 komputer terhubung di tahun 1977. Pada tahun 1978 Protokol TCP dipecah menjadi dua bagian, yakni Transmission Control Protocol dan Internet Protocol (TCP/IP).



Sejak Komputer pribadi (PC) mewabah di tahun 1980an, ARPANET telah memiliki anggota hingga 213 host yang terhubung. Layanan BITNET (Because It’s Time Network) dimulai, dengan menyediakan layanan e-mail, mailing list, dan juga File Transfer Protocol (FTP). Selanjutnya Jaringan komputer penyedia layanan e-mail dan beberapa layanan lainnya kepada para ilmuwan dapat dibuat tanpa harus mengakses ARPANET.



Pada tahun 1982 Istilah “Internet” pertama kali digunakan, dan TCP/IP diadopsi sebagai protocol universal untuk jaringan tersebut. Name server mulai dikembangkan, sehingga mengizinkan para pengguna agar dapat terhubung kepada sebuah host tanpa harus mengetahui jalur pasti menuju host tersebut.
Tahun ini tercatat ada lebih dari 1000 buah host yang tergabung ke Internet.



F. Perkembangan Internet di Indonesia



RMS Ibrahim, Suryono Adisoemarta, Muhammad Ihsan, Robby Soebiakto, Putu, Firman Siregar, Adi Indrayanto, dan Onno W. Purbo merupakan beberapa nama-nama legendaris di awal pembangunan Internet Indonesia di tahun 1992 hingga 1994. Masing-masing personal telah mengkontribusikan keahlian dan dedikasinya dalam membangun cuplikan-cuplikan sejarah jaringan komputer di Indonesia.



Di awal tahun 1990, komunikasi antara Onno W. Purbo yang waktu itu berada di Kanada dengan panggilan YC1DAV/VE3 dengan rekan-rekan radio amatir di Indonesia dilakukan melalui jaringan amatir radio ini. Dengan peralatan PC/XT dan walkie talkie 2 meteran, komunikasi antara Indonesia-Kanada terus dilakukan dengan lancar melalui jaringan radio amatir. Robby Soebiakto berhasil membangun gateway amatir satelit di rumahnya di Cinere melalui satelit-satelit OSCAR milik radio amatir kemudian melakukan komunikasi lebih lanjut yang lebih cepat antara Indonesia-Kanada. Pengetahuan secara perlahan ditransfer dan berkembang melalui jaringan radio amatir ini.



Berawal dari teknologi radio paket 1200bps  ITB, kemudian berkembang di tahun 1995-an memperoleh sambungan leased line 14.4Kbps ke RISTI Telkom sebagai bagian dari IPTEKNET. September 1996 merupakan tahun peralihan bagi ITB, karena keterkaitan ITB dengan jaringan penelitian Asia Internet Interconnection Initiatives (AI3) sehingga memperoleh bandwidth 1.5Mbps ke Jepang yang terus ditambah dengan sambungan ke TelkomNet & IIX sebesar 2Mbps. ITB akhirnya menjadi salah satu bagian terpenting.



G. Jaringan Awal Sebelum Generasi Keempat (4G)



Selain harus terhubung (berlangganan) ke salah satu ISP (Internet Service Provider) yang ada, layanan internet juga sangat tergantung dari jaringan internet yang ada. Sejak hadir di Indonesia, jaringan internet telah mengalami perkembangan sejalan dengan perkembangan teknologi komunikasi.



Sejalan dengan perkembangan teknologi komunikasi, pengiriman teks, suara, gambar dan video semakin besar frekuansinya. Teknologi internet terkini hadir sebagai media/sarana yang multifungsi. Dengan adanya aplikasi teleconference, internet juga dapat hadir secara real time audio visual seperti pada metode konvensional. Sebelum generasi keempat saat ini, perkembangan internet dapat diuraikan sebagai berikut:



1.      Generasi Pertama (1G)



Generasi pertama atau 1G merupakan teknologi handphone pertama yangdiperkenalkan pada era 80-an dan masih menggunakan sistem analog. Generasi pertama ini menggunakan teknik komunikasi yang disebut Frequency Division Multiple Access (FDMA).



2.      Generasi Kedua (2G)



Teknologi 2G diperkenalkan pada awal 1990-an yang memungkinkan lebih banyak transmisi per saluran komunikasi. Teknologi generasi kedua muncul karena tuntutan pasar dan kebutuhan akan kualitas yang semakin baik. Generasi 2G sudah menggunakan teknologi digital. Generasi ini menggunakan mekanisme Time Division Multiple Access (TDMA) dan Code Division Multiple Access (CDMA) dalam teknik komunikasinya.



3.      Generasi Kedua Setengah (2,5G)



Teknologi 2,5G merupakan peningkatan dari teknologi 2G terutama dalam platform dasar GSM telah mengalami penyempurnaan, khususnya untuk aplikasi data. Untuk yang berbasis GSM teknologi 2,5G diimplementasikan dalam GPRS (General Packet Radio Services) dan WiDEN, sedangkan yang berbasis CDMA diimplementasikan dalam CDMA2000 1x.



4.      Generasi Ketiga (3G)



Selanjutnya, peletakan dasar 3G mulai dilakukan pada akhir tahun 1990-an dan mulai diterapkan di sebagian besar dunia di awal abad ke-21. ITU (International Telecomunication Union) mendefisikan 3G (Third Generation) sebagai teknologi yang dapat unjuk kerja sebagai berikut: 1) mempunyai kecepatan 144 kbps saat user bergerak 100 km/jam, 2) kecepatan transfer data sebesar 384 kbps saat user berjalan kaki, dan 3) kecepatan transfer data sebesar 2 Mbps pada untuk user diam.



5.      Generasi Ketiga Setengah (3,5G)



Sementara jaringan 3G merupakan yang pertama memungkinkan aplikasi multimedia, teknologi 3.5 G atau disebut juga super 3G merupakan peningkatan dari teknologi 3G, terutama dalam peningkatan kecepatan transfer data yang lebih dari teknologi 3G (lebih dari 2Mbps) sehingga dapat melayani komunikasi multimedia seperti akses internet dan video sharing. Teknologi ini dikenal dengan: High Speed Downlink Packet Access (HSDPA) dan Wireless Broadband (WiBro) .



6.      Generasi Keempat (4G)



Generasi keempat (4G) mampu memberikan kecepatan 500 kali lebih CDMA2000, mampu memberikan kecepatan hingga 1Gbps dalam keadaan diam atau 100Mbps saat bergerak. Pada kecepatan super ini, user dapat dengan mudah mendowload film kualitas HD dalam beberapa detik saja. 4G adalah singkatan dari istilah dalam bahasa Inggris: Fourth Generation Technology. Istilah ini umumnya digunakan mengacu kepada pengembangan teknologi telepon seluler. Teknologi 4G merupakan pengembangan dari teknologi 3G. Nama resmi dari teknologi 4G ini menurut IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) adalah ’3G and beyond’.



Sebelum 4G, High-Speed Downlink Packet Access (HSDPA) yang kadangkala disebut sebagai teknologi 3,5G telah dikembangkan oleh WCDMA sama seperti EV-DO mengembangkan CDMA2000. HSDPA adalah sebuah protokol telepon genggam yang memberikan jalur evolusi untuk jaringan Universal Mobile Telecommunications System (UMTS) yang akan dapat memberikan kapasitas data yang lebih besar (sampai 14,4 Mbit/detik arah turun).



7.      Teknologi Generasi 4G



a.      Long Term Evolution (LTE)



LTE dibangun dengan tujuan untuk peningkatan efisiensi, peningkatan layanan, pemanfaatan spectrum lain dan integrasi yang lebih baik. Hasil LTE ini adalah berupa evolusi release 8 dari UMTS standard termasuk modifikasi dari sistem UMTS. LTE ini menjadi evolusi lanjutan dari 3G dan akan dikenal sebagai 4G yang nanti akan jauh lebih efisien dan simpel. LTE mampu melakukan Download dan Upload dari telelpon selular dengan kecepatan ratusan Mbps. LTE dipersiapkan untuk format jaringan selular masa depan. Kekuatannya jauh melebihi yang sudah ada baik 3G HSDPA maupun HSUPA karena mampu mengalirkan data hingga 100Mbps untuk Downlink dan 50 Mbps untuk Uplink sehingga dapat mendukung jaringan yang berbasis IP.



b.      Ultra Mobile Broadband (UMB)



UMB adalah nama lain untuk CDMA 2000 1x EV-DO revisi C yang dapat mendukung kecepatan data hingga 280Mbps pada kondisi puncak sehingga dapat dikategorikan kedalam generasi 4G. UMB didesain untuk dapat melayani layanan IP Based Voice (VOIP), Multimedia, Broadband, Entertainmnent dan jasa elektronik komersial juga mendukung penuh jaringan jasa wireless pada lingkungan mobile.



UMB mengkombinasikan aspek-asppek terbaik dari CDMA, TMD, LS-OFDM, dan OFDMA kedalam suatu Inteface tunggal menggunakan mekasnisme signaling dan Control optimasi yang lebih tinggi dan maju.



c.       Mobile WiMax II (IEEE 802.16m)



Mobile WiMax disebut juga WiMax revisi E, yang standardnya dibuat oleh IEEE, menggunakan teknologi OFDM dan teknologi antenna. Mobile WiMax ini nantinya akan menjadi semacam personal broadband atau DSL on the move. Untuk teknologi ini, layanan yang dapat dinikmati adalah Broadband mobile data yang juga non-mobile operator. Beberapa content yang akan meramaikan WiMax kedepannya adalah VoIP, Game, Audio/Video Live. Mobile WiMax akan mengarah ke layanan dimana pengguna tidak lagi bergantung pada jaringan akses dimana ia berada. Mobile WiMax menawarkan latency rendah, advanced security, QoS, dan appropriate spectrum harmonization serta worldwide roaming capability. Mobile WiMax dioptimalkan untuk Dynamic Mobile Radio Channel, menyediakan support untuk hand of dan roaming.



d.      Kelebihan Teknologi LTE 4G



LTE adalah sebuah standar komunikasi akses data nirkabel tingkat tinggi yang berbasis pada jaringan GSM/EDGE dan UMTS/HSPA. Jaringan antarmuka-nya tidak cocok dengan jaringan 2G dan 3G, sehingga harus dioperasikan melalui spektrum nirkabel yang terpisah. LTE 4G juga diyakini mampu meningkatkan utililisasi teknologi yang telah ada sehingga dapat menekan biaya yang dibutuhkan untuk penerapannya.



LTE (Long Term Evolution) adalah sebuah nama baru dari layanan yang mempunyai kemampuan tinggi dalam sistem komunikasi bergerak (mobile). Merupakan langkah menuju generasi ke-4 (4G) dari teknologi radio yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas dan kecepatan jaringan telepon mobile. Dimana generasi sebelumnya dikenal sebagai 3G (untuk “generasi ketiga”), LTE dipasarkan sebagai 4G.



Menurut IMT Advanced (International Mobile Telecommunications Advanced), LTE tidak sepenuhnya sesuai dengan persyaratan 4G. Sebagian besar operator selular di Amerika Serikat dan beberapa operator di seluruh dunia mengumumkan rencana untuk mengubah jaringan mereka untuk LTE dimulai pada 2009. Layanan LTE pertama di dunia dibuka oleh TeliaSoneradi dua kota Skandinavia yaitu Stockholm dan Oslo pada 14 Desember 2009. LTE adalah satu set perangkat tambahan ke Universal Mobile Telecommunications System (UMTS) yang diperkenalkan pada 3rd Generation Partnership Project (3GPP) Release 8. Banyak dari 3GPP Release 8 mengadopsi teknologi 4G, termasuk semua IP arsitektur jaringan.



LTE memberikan tingkat kapasitas downlink sedikitnya 100 Mbps, dan uplink paling sedikit 50 Mbps dan RAN round-trip kurang dari 10 ms. LTE mendukung operator bandwidth, dari 20 MHz turun menjadi 1,4 MHz dan mendukung pembagian frekuensi duplexing (FDD) dan waktu pembagian duplexing (TDD).



Bagian dari standar LTE adalah Arsitektur Sistem Evolution, sebuah jaringan berbasis IP yang dirancang untuk menggantikan arsitektur GPRS Core Network dan memastikan dukungan untuk mobilitas antara beberapa non-sistem 3GPP, misalnya GPRS dan WiMax.



Keuntungan utama dengan LTE adalah throughput yang tinggi, latency rendah, plug and play, FDD dan TDD pada platform yang sama, peningkatan pengalaman pengguna akhir dan arsitektur sederhana yang mengakibatkan biaya operasional yang rendah. LTE akan juga mendukung sel menara dengan teknologi jaringan yang lebih tua seperti GSM, cdmaOne, W-CDMA (UMTS), dan CDMA2000.



Perubahan siginifikan dibandingkan standar sebelumnya meliputi 3 hal utama, yaitu air interface, jaringan radio serta jaringan core. Di masa mendatang, pengguna dijanjikan akan dapat melakukan download dan upload video high definition dan konten-konten media lainnya, mengakses e-mail dengan attachment besar serta bergabung dalam video conference dimanapun dan kapanpun.



LTE secara dramatis menambah kemampuan jaringan untuk mengoperasikan fitur Multimedia Broadcast Multicast Service (MBMS), bagian dari 3GPP Release 6, dimana kemampuan yang ditawarkan dapat sebanding dengan DVB-H dan WiMAX. LTE dapat beroperasi pada salah satu pita spektrum seluler yang telah dialokasikan yang termasuk dalam standar IMT-2000 (450, 850, 900, 1800, 1900, 2100 MHz) maupun pada pita spektrum yang baru seperti 700 MHz dan 2,5 GHz.



Beberapa kelebihannya lainnya dari LTE 4G ialah: (1) Tingkat download sampai 299.6 Mbit/s dan upload hingga 75.5 Mbit/s.  (2) Mendukunguntuk mobilitas, terminal bergerak sampai 350 - 500 km/jam. (3) Mendukung semua gelombang frekuensi yang saat ini digunakan oleh sistem IMT dan ITU-R. 4) Di daerah kota dan perkotaan, frekuensi band yang lebih tinggi digunakan untuk mendukung kecepatan tinggi mobile broadband. (5) Mendukung Multicast Broadcast Single Frequency Network (dapat memberikan layanan mobile TV.



Beberapa kelemahan dari teknologi 4G LTE antara lain: (1) biaya untuk infrastruktur jaringan baru realtif mahal, (2) Jaringan harus diperbaharui maka peralatan baru harus diinstal, (3) LTE menggunakan MIMO (Multiple Input Multiple Output), tentunya memerlukan antena tambahan pada pancaran pangakalan jaringan untuk transmisi data, (4) Sebagai akibatnya jika terjadi pembaharuan jaringan maka pengguna perlu membeli mobile device baru agar dapat menikmati jaringan yang mendukung teknologi LTE.



H.    Teknologi 4G Untuk Pendidikan dan Enterpreneurship



Saat seseorang menggunakan internet 3G, akan diperoleh kecepatan akses yang tinggi, namun sejalan dengan bertambahnya user dan beban akses (download dan upload) yang semakin besar, akhirnya diperoleh akses yang lambat. Berbeda dengan teknologi dan jaringan 4G, masalah ini tidak akan mudah dialami.



Sebelum teknologi 4G mulai dikembangkan dan diterapkan di beberapa negara tetangga, pemanfaatan jaringan internet 3G sudah mulai memberikan dampak perubahan yang besar di masyarakat. Ini dapat dilihat mulai berkurangnya fungsi kantor pos, antrian yang panjang di bank untuk urusan bank, pembayaran dan transaksi lainnya. Perkembangan ini sangat mudah dilihat pada lini bisnis dan pendidikan.



1.      Jaringan 4G dan Pendidikan



Salah satu yang menjadi fokus penggunaan internet kecepatan tinggi di dunia pendidikan adalah media. Saat ini di jaringan 3 dan 3,5G masih terdapat kendala arus streaming multimedia di internet. Jika jaringan 4G di kabupaten/kota terpenuhi, maka penggunaan media, pengembangan dan penyebarannya akan semakin mudah. Kreativitas guru dan siswa akan semakin berkembang dan disebarkan dengan cepat.



Tidak hanya pada media sederhana (gambar, audio dan video), pembelajaran jarak jauh lintas kota dan negara juga dapat dilaksanakan. Selain itu dengan jaringan 4G siaran langsung via streaming Youtube pun akan mudah dilaksanakan untuk pembelajaran. Dengan demikian pelatihan langsung dan online akan berlangsung mudah dan murah.



2.      Jaringan 4G dan Industri Kreatif



Industri kreatif merupakan industri yang berbasis kreativitas individu maupun kelompok, baik karya dalam bentuk rupa (3D) juga dalam bentuk digital (software, animasi, video dan lainnya). Untuk yang terakhir disebutkan sangat membutuhkan dukungan jaringan internet berkecepatan tinggi, khususnya jika ditayangcobakan secara online dan live.



Industri-industri kreatif yang ditopang oleh jaringan internet supercepat 4G akan cepat berkembang sejalan dengan besarnya data dan memori yang dipakai. Dengan adanya dukungan pemerintah (lembaga kementerian), maka dapat dipastikan Industri ini akan sangat berkembang bila dikaitkan dengan pemograman artifisial, jaringan keamanan dan pertahanan pemerintah.



3.      Jaringan 4G dan Enterpreneurship



Sejalan dengan perkembangan di bidang pendidikan, penelitian dan industri, produk-produk yang dihasilkan dari industri kreatif sangat mudah dipasarkan. Perbedaan kebutuhan dan perkembangan masyarakat di bidang telematika, menjadikan perkembangan produk kreatif berbasis jaringan semakin dibutuhkan.



Produk-produk industri fisik tidak mungkin hilang, namun kemudahan semisal penyimpanan data (storage) akses cepat, konsultasi online dan live, periklanan, simulasi dan tinjauan jarak jauh terhadap produk (properti, perikanan, pelesiran dan kehutanan).



Yang paling utama dari perkembangan jaringan internet cepat ini adalah individu pengguna itu sendiri. Dalam rentang masa 2,5G dan 3,5G perkembangan kewirausahaan (enterpreneurship) sangat pesat. Ini ditandai munculnya generasi-generasi muda kreatif dan ingin berkecimpung di dunia usaha. Jaringan internet menjadikan pemuda semakin kreatif, terbuka, dan bebas menentukan pilihan sebagai pegawai atau pengusaha.



I.       Harapan dan Tantangan



Enterpreneurship selalu dihadapkan dengan perubahan-perubahan di segala bidang, khususnya produk dan sistem yang langsung mendukung dan mempengaruhi bidang garapan usaha tersebut. Perubahan teknologi dan pendukungnya pada dasarnya bisa menjadi peluang/harapan bagi para calon pengusaha atau bahkan menjadi ancaman dan tantangan bagi usahawan lama.



Jika tidak mengadopsi perkembangan teknologi khususnya yang sedang berkembang, ada dua kemungkinan yaitu mampu bertahan atau tertinggal jauh. Ini dapat dilihat pada punahnya usaha warung telekomunikasi 1 dekade yang lalu. Dengan perumpamaan yang sama, dikhawatirkan warung internet juga akan mengalami hal yang sama, jika tidak memperhatikan perkembangan jaringan internet 4G.



Jika kesiapan untuk berubah di masyarakat telah cukup, maka yang menjadi hambatan utama adalah respon pemerintah sebagai regulator frekuensi dan pemberi izin pengembangan usaha berbasis jaringan internet tersebut. Selain itu, sosialisasi kepada masyarakat khususnya calon enterpreneur harus terus dijalankan, sehingga industri kreatif berbasis jaringan internet 4G cepat berkembang.



J.      Simpulan dan Saran



1.      Simpulan



Perkembangan jaringan internet telah sampai pada generasi keempat (4G) LTE, dengan ciri spesifik kecepatan akses yang sangat tinggi, bahkan sampai pada 1 Gbps. Kecepatan akses yang sangat tinggi ini memberikan peluang kepada bidang pendidikan dan wirausaha dalam mengembangkan industri kreatif berbasis ICT. Perkembangan ini sekaligus memberikan tantangan kepada dunia usaha dan industri agar tetap berbenah dan mengikuti perkembangan yang ada.



2.      Saran



Adanya respon pemerintah dalam membuka regulasi dan sosialisasi jaringan internet 4G komersil diharapkan memicu perkembangan enterpreneurship di kalangan pemuda dan industri-industri yang telah ada. Diharapkan juga regulasi biaya dan coverage jaringan memenuhi lingkup kabupaten kota di seluruh Indonesia, sehingga daerah tidak jauh tertinggal.



DAFTAR BACAAN



Changara, H. (2000). Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: Raja Grafindo Persada.



Anwar, I. (1986). Sistem Informasi Manajemen dan Perencanaan Pembangunan Pendidikan. Bandung: Angkasa.



Gie, T. L. (2000). Pengantar Filsafat Teknologi. Yogyakarta: Andi.



Fauzi, F. et. al. Analisis Penerapan Teknologi Jaringan LTE 4G di Indonesia.  Majalah Jurnal Ilmiah Unikom Vol.10, No. 2.



http://id.wikipedia.org/wiki/Jaringan_nirkabel



http://rohmatullahh.blogspot.com/2013/10/sejarah-internet-perkembangan-internet.html



https://aripujiono.wordpress.com/teknologi-telekomunikasi/4g/4g-lte-long-term-evolution/



http://www.amazine.co/25404/apa-itu-4g-network-cara-kerja-teknologi-jaringan-4g/



http://www.primadonakita.blogspot.com

Gara-Gara Ntar

Rahasia Kuno Nusantara: Kenapa Kita Ngukur Waktu Pake Kedipan Mata? Pernah gak sih lo mikir, dari mana asalnya kata "sebentar" ata...