Tampilkan postingan dengan label qrcode. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label qrcode. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 April 2020

PEMBUATAN ABSENSI MENGGUNAKAN KARTU QRCODE SISWA


PEMBUATAN ABSENSI 
MENGGUNAKAN KARTU QRCODE SISWA

download panduan


Alhamdulillah ...
Setelah menguji beberapa kali, akhirnya pembuatan Absensi menggunakan QRcode dapat sukses dilakukan.

Gbr. Ilustrasi kartu QRcode Siswa


Alat dan Bahan yang harus dipersiapkan antara lain:
  • HP (smartphone)
  • Laptop/PC
  • Koneksi internet (paket/wifi)
  • Data siswa
  • Akun Google (untuk manajemen G.Drive & G.Form)
  • Kertas & printer (optional)

Berikut ini merupakan langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mewujudkan Absensi di lembaga atau setidaknya Sekolah (untuk guru/staf) atau Kelas (untuk siswa):

1) Siapkan daftar nama siswa (guru) dalam file excel yang terdiri dari beberapa kolom, misalnya: KELAS | NIS | NAMA SISWA | URL RESPONSE.

Tabel dimaksud kira-kira seperti gambar berikut:


NB: Spasi pada nama diganti dengan tanda ( + ), gunakan Replace (Ctrl H)


2) Selanjutnya buka google drive anda 
3) Buat Formulir baru untuk Absensi, kira-kira seperti berikut:


4) Sebelum dikirim, klik tanda menu 3 titik, pilih untuk mendapatkan link 
5) Selanjutnya isikan 1 data siswa dari tabel Excel yang sudah tersedia, lalu DAPATKAN LINK 
6)  Copykan link tersebut ke tabel Excel, di kolom URL RESPONSE 
7) Akan diperoleh link seperti berikut:


https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSdwICzXNACc41rRt8J31askaf-j9k6Mj08dlqFCu_1iP9errA/viewform?usp=pp_url&entry.1059715782=XII-IPA-2&entry.1683053439=17.001&entry.1627792799=ABDILLAH+HUSEIN

8) Ganti kata viewform menjadi formResponse:
https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSdwICzXNACc41rRt8J31askaf-j9k6Mj08dlqFCu_1iP9errA/formResponse?usp=pp_url&entry.1059715782=XII-IPA-2&entry.1683053439=17.001&entry.1627792799=ABDILLAH+HUSEIN

Perhatikan link tersebut, terdapat Kelas, NIS dan Nama Siswa. Link tiap siswa dapat dibuat secara manual, namun untuk mendapatkan link dari sekian banyak nama, perlu dibuat secara otomatis menggunakan formula Excel.  Langkahnya sebagai berikut:

9) Ganti link di atas menjadi:
="https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSdwICzXNACc41rRt8J31askaf-j9k6Mj08dlqFCu_1iP9errA/formResponse?usp=pp_url&entry.1059715782="&B2&"&entry.1683053439="&A2&"&entry.1627792799="&C2

Selanjutnya mengcopy formula link tersebut ke semua baris, sehingga kolom URL menjadi seperti tabel berikut:


10) Untuk mendapatkan QRcode semua siswa, silahkan copy semua link URL ke situs:
https://qrexplore.com/generate/  dengan tampilan seperti berikut:


11) Selanjutnya generate dan download QRcode yang dihasilkan dalam bentuk ZIP, kemudian extract di folder. Hasilnya seperti berikut:



12) QRcode masing-masing siswa dapat diprint/cetak dan dibagikan kepada mereka. Dapat juga dikirim masing-masing dalam bentuk file gambar/image tersebut dan disimpan di HP untuk dipakai saat absensi.


13) Selanjutnya menguji respond QRcode dan rekamannya di Gdrive, kembali ke Formulir yang diedit, klik Respons
14)   Klik tanda Spreatsheet (plus) dan Buat Baru, tampilan yang muncul seperti berikut

15) Selanjutnya menguji QRCode siswa (dari Cetakan kertas atau HP) 
16) Buka aplikasi QRcode scanner di HP guru 
17)  Scan QRcode masing-masing siswa, maka diperoleh data realtime (di Spreatsheet GDrive) seperti gambar berikut:


SELESAI
Semoga dapat dipraktikkan di tempat masing-masing. Berikut video contoh praktis:



Minggu, 05 April 2020

ABSENSI TANPA SENTUHAN & LISTRIK (CORONA EFFECT)

Salam wr wb

Sejak awal informasi pandemi Corona Virus, maka jarak antar orang diatur sedemikian rupa, begitu juga dengan adanya larangan berkumpul setidaknya lebih dari 10 orang atau kurang. Namun adanya fenomena ini menjadikan orang-orang tertentu membuat beberapa solusi terkait dengan penularan virus tersebut, misalnya adanya bilik/kamar desinfektan (berupa penyemprotan) baik untuk orang maupun kenderaan.



Di sisi lain perkantoran juga mulai sepi dan dianjurkan berjauhan sesama pegawainya. Salah satu media penyebaran virus adalah mesin fingerprint, selain uang kertas dan ATM. Dari fenomema ini muncullah ide bagaimana membuat absensi yang tidak perlu disentuh dan membentuk antrian. Penulis membuat alternatif fingerprint dengan memanfaatkan QRcode yang tidak membutuhkan listrik/batre dalam pengoperasiannya dan sangat murah.

Awalnya ide ini muncul karena adanya pengaturan Absensi menggunakan GPS dan perimeter saat kuliah di salah satu kampus di Medan. Mengingat seorang dosen harus berada di kampus saat mengisi absensi onlinenya, maka smartphone dengan GPS sangat cocok untuk digunakan sebagai bukti dosen memang berada di kampus. Namun lagi-lagi metode ini tetap memiliki kelemahan, antara lain: Smartphone (HP) bisa di bawa orang lain (diwakilkan), Dosen bisa berada di kampus, tapi tidak di kelas dan lainnya.

Atas dasar ini perlu dibuat sistem Absensi sedemikian rupa yang betul-betul menunjukkan dosen atau guru berada di kelasnya. Namun perlu diingat juga bahwa penempatan alat-alat sejenis fingerprint membutuhkan biaya yang mahal. Untuk itu disini penulis membuat absensi berbasis QRcode tanpa fingerprint dan berbasis fisika dasar dan berbiaya sangat murah.




Alat dan Bahan: Cermin datar, Jam (Dinding) Kecil, Lembar QRcode (berisi nama ruang) ukuran sekitar 5 x 5 cm atau 10 x 10 cm. Lembar QRcode (berisi nama guru/dosen/pegawai) ukuran sekitar 5 x 5 cm atau 10 x 10 cm. Smartphone guru/dosen/pegawai serta Aplikasi QRcode reader.

Cara Kerja:
Dengan menempelkan QRcode ruangan ke cermin yang berada di ruangan dan di belakang HP (di bawah kamera), maka guru/dosen/pegawai yang berada di depan cermin dan memfoto dirinya serta menscan QRcode yang menempel di HPnya, maka diperoleh posisi si guru/dosen/pegawai serta fotonya sekaligus. Jika jam (dinding) kecil ditempatkan juga di bagian atas cermin, maka waktu pemotretan juga akan terekam. Ada baiknya jam kecil tersebut dalam bingkai cermin yang sama (tidak bisa diubah dengan cepat).

Cara ini sangat Murah dan Mudah untuk dibuat oleh siapapun. Syarat untuk mewujudkan ini semua wajib punya paket data dan berada di wilayah yang memiliki sinyal internet untuk pengiriman hasil scan dan respond jawaban (bisa via Aplikasi atau WA). Alternatif lainnya dapat menggunakan SMS untuk pengiriman hasil scan dan respond (namun ini masih berbiaya SMS).

Alternatif ini dapat pula diterapkan untuk absensi siswa tiap hari dan tiap kelasnya. Namun adanya pembatasan penggunaan smartphone untuk siswa (terutama di tingkat SD dan SMP), maka tidak semua sekolah dapat melaksanakannya serta perlu alternatif cara lain. 

Demikian alternatif absensi ini, semoga dapat dibuat dan diterapkan, baik semasa pandemi Covid-19 ataupun masa-masa aktif sebagaimana biasanya.

Wallahu a'lam


============================================


Berikut Simulasi Penggunaan Absensi berbasis QRcode:

Seorang guru masuk ke ruang kelas, dia menggunakan qrcode scanner untuk login ke absen kelas tsb (mis: XII IPA 1). Selanjutnya muncul Google Form, berisi Absebsi kelas XII IPA 1 dan bisa mengisi absensi siswa (hadir, sakit, izin, alfa) bahkan batas materi pelajaran. 

Adapun bukti bahwa guru tersebut berada di ruangan adalah dengan selfi di kelas tersebut dengan latar QRcode ruangan. 
________________________________

Permasalahan yg harus dipecahkan:

Bukti guru selfi saat itu belum tentu valid, karena foto-foto guru bisa saja 1 pekan atau 1 bulan lalu. Namun dipakai untuk berkali-kali.

Apa solusinya?
________________________________

Solusi yang ditawarkan:
  • Disiapkan QRcode ruangan kelas (mis: XII IPA 1), ukuran 10 cm x 10 cm
  • QRcode ruangan ditempelkan pada bagian tepi cermin (misal sebelah kanan atas)
  • Pada bagian bawah kamera HP guru dipasang QRcode inisial guru ybs, berbentuk lipatan, dimana saat tidak dipakai QRnya tertutup/dilipat, namun saat dipakai maka terbuka (seperti daun pintu).
  • Guru berdiri di depan cermin dan mengaktifkan aplikasi QRcode scanner
  • Guru memfoto dirinya dalam cermin tsb
  • Guru mengirim jepretan menggunakan aplikasi yang dirancang khusus
  • Aplikasi akan mengolah foto yg dikirim guru, dan membalasnya jika benar/salah.
  • Validasi benar/salah sesuai dengan hari/jam masuk guru ybs.
# Kira2 jawaban aplikasi:

jika salah: 
maka ada perintah mencoba lagi atau maaf, data yang anda masukkan salah.

jika benar: 
"Terimakasih Bpk/Ibu Pandapotan Harahap telah berada di kelas"


Silahkan klik Absensi online berikut: 

# Selanjutnya guru mengisi absensi siswa dan daftar/batas materi ajarnya hari itu.

=========================

yang harus dilakukan:
  • membuat aplikasi QRcode scanner yg mampu membaca hasil jepretan kamera 1x petik dan kemunculan hari & waktu otomatis
  • petikan camera berupa: 1) wajah guru, 2) qrcode guru di HP, 3) qrcode ruangan, 4) timestamp
  • aplikasi merespond sesuai database guru

=================

Namun untuk tahap awal, yakni tanpa membuat aplikasi baru, dapat digunakan aplikasi pembaca QRcode dan langsung direct ke Form Google untuk isi absensi dan batas pelajaran seperti link berikut: Absensi Kelas Berikut

Gara-Gara Ntar

Rahasia Kuno Nusantara: Kenapa Kita Ngukur Waktu Pake Kedipan Mata? Pernah gak sih lo mikir, dari mana asalnya kata "sebentar" ata...