Tampilkan postingan dengan label mudah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mudah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 08 November 2011

Ada 6 Keuntungan Belanja Online

Belanja Online Lebih Menguntungkan! Berikut 6 Keuntungannya? Belanja online sekarang makin menjadi bagian dari gaya hidup. Meskipun berbelanja ke toko biasa, entah itu di mal atau di pasar tradisional, sering kali menjadi sarana untuk berekreasi, toko online juga menyediakan pengalaman belanja yang unik. Karakter dari toko online tersebut juga sangat bermanfaat dan lebih menguntungkan daripada berbelanja dengan cara biasa. Enggak percaya? Simak beberapa buktinya di sini.


1. Menghemat waktu dan biaya. Menghemat biaya dalam arti mengurangi ongkos naik taksi, ongkos bensin, atau ongkos parkir ketika Anda berangkat ke mal. Belanja online juga mengurangi biaya jajan karena saat ke mal, Anda tentu juga tergoda untuk berhenti ngopi-ngopi. Belanja cara ini juga menghemat waktu karena Anda tak perlu berkeliling dari toko yang satu ke toko yang lain untuk membandingkan harga dan modelnya. Dengan berbelanja online, Anda tinggal memainkan mouse untuk berpindah toko. Bahkan, Anda bisa melakukannya sambil tiduran.


2. Toko “online” selalu memperbaiki diri. Mereka dapat menerima masukan langsung dari pembelinya. Apa yang kurang dapat diperbaiki, dan apa yang menjadi kelebihan dapat terus ditingkatkan. Tidak demikian dengan toko biasa. Anda tak bisa komplain ke pemilik toko karena pemiliknya biasanya tak ada di tempat. Jika antrean di kasir terlalu panjang, mungkin Anda menyerah. Toko yang normal juga tak akan tahu siapa saja yang memasuki tokonya, dan mengapa Anda membatalkan belanja Anda di tokonya. Melalui web analytic, online store bisa mengetahui kebiasaan pelanggannya dan mengoptimalkan layanannya untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.


3. Toko biasa tak menyediakan layanan “search box”. Alangkah enaknya bila kita bisa masuk ke toko dan memasukkan informasi ke komputer untuk melihat apakah benda yang Anda cari masih tersedia. Sudah repot bertanya pada petugas penjual, ternyata product knowledge-nya parah dan cenderung ngawur. Kesal, kan? Hal ini tidak terjadi dalam layanan toko online. Setiap barang biasanya juga dibedakan dalam kategori masing-masing sehingga memudahkan pencarian. Mereka juga akan selalu merespons komentar Anda di message boards atau e-mail.


4. Di toko biasa, para pembeli tidak saling berinteraksi. Dengan demikian, mereka tak terbiasa saling memberikan informasi mengenai barang yang dibeli. Di toko online, Anda bisa membaca testimoni dari para pelanggan yang merasa puas dengan barang atau layanan yang diberikan. Anda juga mengetahui apa saja kekurangan toko ini dari pelanggan tersebut. Toko tentu tak akan membiarkan komentar negatif ini memengaruhi keinginan calon pembeli lain untuk berbelanja, bukan? Karena itu, mereka selalu berusaha memperbaiki layanan.


5. Toko biasa tak menyediakan rekomendasi. Kalaupun staf penjualnya memberi rekomendasi, sering kali hal itu tak sesuai keinginan atau selera Anda. Toko online seperti Amazon, misalnya, juga memberikan rekomendasi mengenai barang-barang lain yang mungkin ada kaitannya dengan barang yang Anda cari. Jadi seandainya barang yang Anda cari tak tersedia, Anda bisa mendapatkan alternatif lain.


6. Tak perlu menerima gangguan lain. Di toko biasa, kadang Anda harus berdesakan, berebut barang dengan orang lain, atau mendengar anak yang merengek. Belum lagi mendengarkan musik yang berdentum-dentum memekakkan telinga, mendengar staf penjual yang sibuk bercanda sendiri dengan staf toko sebelah (karena tokonya sepi pengunjung), atau merasakan pendingin udara yang terlalu dingin. Di toko online, hal ini jelas tak Anda temui.


sumber: kompas.com

Rabu, 27 Mei 2009

ARAH KIBLAT & KOTA DENGAN BAYANGAN TONGKAT?

Besok (28 Mei) merupakan saat yang tepat untuk menentukan arah kiblat di waktu Ashar, terkait dengan tema ini telah saya tulis di postingan sebelumnnya. Kebetulan beberapa minggu lalu ditugasin sama dosen untuk mengerjakan makalah lengkap untuk menentukan arah kiblat dan jarak kota dengan metode sederhana.

Makalah lengkap bisa didownload langsung, sengaja tidak dibuat dalam tulisan ini karena filenya agak besar dan banyak gambar2nya. Semoga bermanfaat ...

Kamis, 15 Mei 2008

Mengukur Medan Magnet di Sekita Kawat Lurus Berarus

Alat-Bahan:

- Kawat lurus l.k. 2 m

- Sumber tegangan/adaptor

- CD bekas 1 kpg

- Coil (solenoida) kecil 1 bh

- Dinamo Tape (kecil) 1 bh

- Amperemeter (mA) 1 bh

- Kabel kecil l.k. 1 m

Metode:

Disekitar kawat lurus berarus terdapat Medan Magnet (B), untuk mengukurnya dapat digunakan searching coil. Dengan menempatkan coil diujung CD dengan luas penampang coil (A) dibuat tegak lurus B, serta menghubungkannya dengan Ammeter, maka Coil berputar dengan kecepatan sudut w dari dinamo. Akibatnya, Coil mengalami perubahan flux, sehingga mengalami GGL induksi yang ditunjukkan oleh Ammeter.

Dengan menghitung B = mo*I/(2*pi()*r), dan membandingkannya dengan kuat arus yang terlihat, maka dapat dinyatakan besar B dari tampilan Ammeter.

Catatan, kecepatan sudut w harus ditentukan sebelumnya, arus yang digunakan harus tetap.

wallahu a'lam

DZIKIR & EMPTY

  When we understand quantum physics, at the atomic level, there is empty space between the nucleus and the electrons.  And... Our bodies ar...