Bahan usang seperti CD bisa digunakan untuk alat bantu pengukuran medan magnet di sekitar kawat berarus (di daerah medan magnet).
CD yang salah satu tepi ujungnya dihubungkan dengan induktor, kemudian diputar dengan dinamo, induktor dihubungkan dengan voltmeter/amperemeter.
Jika CD diputar, maka induktor akan ikut berputar, karena putaran ini maka medan magnetik yang menembus bidang induktor akan berubah ubah, shingga menimbulkan perubahan fluks magnetik. Lalu akibatnya dihasilkan GGL induksi diujung2 induktor yang teramati lewat voltmeter. Selamat mencoba!
vaandhaa@yahoo.com
Tampilkan postingan dengan label MEDAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MEDAN. Tampilkan semua postingan
Rabu, 21 Mei 2008
Kamis, 15 Mei 2008
Mengukur Medan Magnet di Sekita Kawat Lurus Berarus
Alat-Bahan:
- Kawat lurus l.k. 2 m
- Sumber tegangan/adaptor
- CD bekas 1 kpg
- Coil (solenoida) kecil 1 bh
- Dinamo Tape (kecil) 1 bh
- Amperemeter (mA) 1 bh
- Kabel kecil l.k. 1 m
Metode:
Disekitar kawat lurus berarus terdapat Medan Magnet (B), untuk mengukurnya dapat digunakan searching coil. Dengan menempatkan coil diujung CD dengan luas penampang coil (A) dibuat tegak lurus B, serta menghubungkannya dengan Ammeter, maka Coil berputar dengan kecepatan sudut w dari dinamo. Akibatnya, Coil mengalami perubahan flux, sehingga mengalami GGL induksi yang ditunjukkan oleh Ammeter.
Dengan menghitung B = mo*I/(2*pi()*r), dan membandingkannya dengan kuat arus yang terlihat, maka dapat dinyatakan besar B dari tampilan Ammeter.
Catatan, kecepatan sudut w harus ditentukan sebelumnya, arus yang digunakan harus tetap.
wallahu a'lam
- Kawat lurus l.k. 2 m
- Sumber tegangan/adaptor
- CD bekas 1 kpg
- Coil (solenoida) kecil 1 bh
- Dinamo Tape (kecil) 1 bh
- Amperemeter (mA) 1 bh
- Kabel kecil l.k. 1 m
Metode:
Disekitar kawat lurus berarus terdapat Medan Magnet (B), untuk mengukurnya dapat digunakan searching coil. Dengan menempatkan coil diujung CD dengan luas penampang coil (A) dibuat tegak lurus B, serta menghubungkannya dengan Ammeter, maka Coil berputar dengan kecepatan sudut w dari dinamo. Akibatnya, Coil mengalami perubahan flux, sehingga mengalami GGL induksi yang ditunjukkan oleh Ammeter.
Dengan menghitung B = mo*I/(2*pi()*r), dan membandingkannya dengan kuat arus yang terlihat, maka dapat dinyatakan besar B dari tampilan Ammeter.
Catatan, kecepatan sudut w harus ditentukan sebelumnya, arus yang digunakan harus tetap.
wallahu a'lam
Langganan:
Postingan (Atom)
Gara-Gara Ntar
Rahasia Kuno Nusantara: Kenapa Kita Ngukur Waktu Pake Kedipan Mata? Pernah gak sih lo mikir, dari mana asalnya kata "sebentar" ata...
-
Dalam tulisan ini dijelaskan bagaimana Orang Yahudi Israel dalam meningkatkan SDMnya, mungkin bisa menjadi motivasi. Namun yang menarik, sem...
-
Guru PNS yg sudah sertifikasi, KERJAnya 5 BULAN, GAJInya 25 BULAN Detail: Jlh bulan dalam setahun = 12 bulaln Jlh gaji dalam setahun...
-
Bagian luar Tata Surya masih memiliki banyak planet-planet minor yang belum ditemukan. Sejak pencarian Planet X dimulai pada awal abad ke 2...