Minggu, 01 Februari 2009

Mikroskop Beresolusi 100 Juta Kali MRI Ciptaan IBM

Ilmuwan IBM Research, bekerja-sama dengan the Center for Probing the Nanoscale di Universitas Stanford, telah menciptakan magnetic resonance imaging (MRI) dengan resolusi volume 100 juta lebih halus dari MRI konvensional.


"Teknologi ini akan merevolusikan cara kita memandang virus, bakteri, protein, dan unsur-unsur biologis lainnya," kata Wakil Presiden Strategi dan Operasi di IBM Research, Mark Dean, melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta.


Mikroskop ini menawarkan kemampuan untuk menyelidiki struktur 3D yang rumit di tingkat nano sehingga membuat kemajuan besar dalam hal alat-alat untuk biologi molekuler dan teknologi nano.


Dengan meningkatkan MRI ke tingkat resolusi yang demikian tinggi, para ilmuwan ini telah menciptakan sebuah mikroskop yang dapat memiliki kekuatan tinggi untuk menguraikan struktur dan interaksi protein.


Hal ini akan memungkinkan berbagai kecanggihan di bidang perawatan kesehatan pribadi dan obat-obatan khusus.


Keberhasilan ini akan berdampak pada penelitian bahan-bahan --mulai dari protein hingga integrated circuit --di mana pemahaman tentang struktur atom sangat penting.


Kemajuan ini dimungkinkan dengan sebuah teknik yang disebut magnetic resonance force microscopy (MRFM), yang mengandalkan kemampuan mendeteksi gaya magnetis ultra-kecil. Selain resolusinya yang tinggi, teknik imaging ini memiliki keunggulan lain yang bersifat kimiawi, mampu "melihat" di bawah permukaan dan, tidak seperti mikroskop elektron, tahan terhadap bahan biologis yang sensitif.


Selama lebih dari satu dekade, ilmuwan IBM telah mempelopori berbagai kemajuan di bidang MRFM.


Saat ini, tim yang dipimpin IBM ini secara dramatis meningkatkan sensitifitas MRFM dan mengkombinasikannya dengan teknik rekonstruksi citra 3D.


Hal ini memungkinkan mereka untuk mendemonstrasikan pertama kalinya, MRI pada benda biologis berukuran nanometer.


Teknik ini diterapkan pada sampel virus mosaik tembakau dan dapat mencapai ketajaman resolusi hingga empat nanometer. (Satu nanometer adalah seper-satu-miliar meter; sebuah virus mosaik tembakau berdiameter 18 nanometer).


"MRI dikenal sebagai sebuah alat yang berkekuatan tinggi untuk merekam kebutuhan medis, tetapi kemampuannya untuk keperluan mikroskopis memang terbatas," kata Manajer Penelitian Berskala Nano, IBM Research, Dan Rugar.


"Kami berharap MRI nano nantinya memungkinkan kami untuk secara langsung membuat gambar dari struktur internal setiap molekul protein dan kerumitan molekuler, di mana pemahaman tentang fungsi biologis sangat penting," katanya.


Sumber: Kapanlagi.com

2 komentar:

  1. Wow.. keren bgt...
    Padahal MRI aja udah keren.

    BalasHapus
  2. Benar mas, saat mata kuliah Fisika Sehari-hari smt lalu aja, dibahas tentang MRI sudah sangat menakjubkan.
    Namun, yg namanya teknologi mungkin 10 tahun lagi juga dianggap usang. Apalagi yg berbau TI,
    3 bulan saja sudah banyak berubah..

    Salam hangat ...

    BalasHapus

TITIK TEMU BERBUKA PUASA & PENCIPTAAN LANGIT

Sejenak terpikir setelah membaca Kitab Fadhilah Ramadhan, mengapa kata berbuka = IFTHAR, yang arti asalnya pecah dan orang Inggris menyebutn...