Pernahkah kita melihat orang sukses dan bertanya pada diri kita , “Kenapa dia bisa? kenapa saya gagal ?”
Saya yakin banyak dari kita yang pernah berfikir demikian. Dan itu adalah pertanda yang baik karena artinya kita menjalankan ‘motor” mesin kita. Tapi lalu sayangnyaadalah, kita berhenti mencari jawaban dari pertanyaan itu atau mencari alasan dengan menjawab ,“Mungkin karena dia sedang beruntung “. “Ah pasti karena dia bernasib baik”. Atau, “ Ya terang aja, dia kan punya apa yang tidak saya punya “. Titik.
Nah pada saat itu kita telah mematikan motor otak kita. Tak ada lagi niat kita untuk bisa mencari tau jawaban yang pada akhirnya akan mengantarkan kita pada posisi yang sama dengan orang orang sukses itu. Pada saat itu kita sedang mengijinkan diri kita untuk selalu berada di posisi yang kalah. Pecundang.