Rabu, 04 Maret 2009

Ketika Ponsel Proyektor Berada di Saku Guru








Setelah GPS disisipkan di ponsel, kini giliran Proyektor/Infokus menjadi tambahan fitur ponsel. Andai saja kemampuan/daya beli guru mumpuni, pembelajaran akan jadi lebih seru...


++++++++++++++++++++


Dengan pesatnya perkembangan ICT (telematika), menjadikan perangkat-perankatnya semakin kecil dan ringan. Ini tak lain karena perkembangan di bidang Nano Teknologi kian dahsyatnya. Sebut saja ukuran-ukuran processor komputer dan chips ponsel yang semakin mini namun memiliki kinerja berlipat.



Ponsel-ponsel (HP) kini semakin kecil ukurannya, sehingga dengan ukuran yang sama, fitur-fitur seperti radio, camera, GPS, TV dan lainnya bisa disisipkan. Kini, fitur itu bertambah lagi, dua hal yang sering diperhatikan kalangan pendidikan adalah Laptop dan Projector. Ketika harga laptop (notebook, bahkan  netbook) mulai "terjangkau" di bawah 5 jutaan, kini proyektorpun (sering disebut infocus) memiliki harga yg hampir sama.



Yang paling menarik adalah ukuran projector itu sendiri, ketika digabungkan




[caption id="" align="alignright" width="128" caption="proyeksi"]proyeksi[/caption]

dalam Ponsel, maka ukurannyapun setara dengan kantong/saku kemeja kita. Alhasil para pendidik "masa depan"  (mungkin beberapa tahun lagi) akan membawa netbook dan proyektor dalam saku ataupun tas mungilnya.


Shing Cking merupakan yang pertama memperkenalkan ponsel ber-proyektor di dunia. Proyektor ini diklaim bisa memproyeksikan gambar berukuran 30 inci dari gambar 640x480 piksel dan dapat menampilkan video selama 2 jam. Begitu juga dengan merek China lainnya juga memproduksi proyektor yang tidak digabung dengan ponsel, namun ukurannya tetap sebesar ponsel, hal ini mungkin ditujukan untuk menjaga kualitas projektor itu sendiri. Samsung juga tidak mau kalah dan mengeluarkan ponsel berfitur proyektornya dengan harga $ 500an.



Terlepas dari itu semua, yang pasti abad Nano Teknologi yang sejalan dengan abad informasi saat ini bakal mewarnai kehidupan sehari-hari kita termasuk pendidikan dan para gurunya.



Ke depan, jangan heran jika nanti banyak guru mengajar di dalam maupun di luar kelas (taman). Cukup membawa netbook, layar mini dan ’ponsel’nya, maka pembelajaran berbasis multimedia mudah sudah dapat dilaksanakan. Dengan durasi 1 sampai 2 jam, baterai ponsel proyektor ini (termasuk netbook) dapat bertahan tanpa harus diisi ulang dari arus listrik. Mau?


++++++++++++++++++++



Quote: "Sesuatu yang belum dikerjakan seringkali tampak mustahil, kita baru yakin kalau kita telah berhasil melakukannya dengan baik." [Evely Underhill]

11 komentar:

  1. Keren nih, di bawah 5 juta yah...
    Ada fitur proyektor bergantung kebutuhan juga sih, eh tapi kebutuhan bisa dicreate hehehe...8x

    BalasHapus
  2. software dan hardware semakin melejit
    tapi brainware saya ini kok malah tumpul beda sekali dengan Anda,
    selamat Bung Vandha
    terimakasih info gres-nya

    BalasHapus
  3. Ah ... masedlolur bisa aja
    Yang penting kan baca informasi, lihat fenomena,
    lalu kita tuangkan menjadi tulisan

    salam ...

    BalasHapus
  4. ini ada keluaran baru lagi tuh ....
    baru saya rilis di milist para guru

    BalasHapus
  5. wah...kalo alat ini dipunyai oleh semua guru di indonesia...jadinya guru tinggal on kan alat ini...membantu sekali...eit...tapi ndak boleh di pakai untuk yang tidak2...
    OK....??

    BalasHapus
  6. yups ... makasih pak YM
    Sukses selalu ...

    BalasHapus
  7. hp proyektor yang merek cina apa gak ada ya mas.. soale...biar harganya terjangkau....

    BalasHapus
  8. salam pendidikan

    sudah ada, cuma mungkin belum masuk ke Indonesia

    tunggu aja

    salam

    BalasHapus
  9. mas pandapotan infokus saku sudah ada di kota medan cek, apa perlu saya promosi ke MAN 2 he he,

    BalasHapus
  10. Mau banget.. saya kan guru..

    BalasHapus

TITIK TEMU BERBUKA PUASA & PENCIPTAAN LANGIT

Sejenak terpikir setelah membaca Kitab Fadhilah Ramadhan, mengapa kata berbuka = IFTHAR, yang arti asalnya pecah dan orang Inggris menyebutn...