Selasa, 23 Desember 2008

SMS Edukasi, Kenapa Tidak?

Saat ini semua operator selular berlomba memberikan layanan murah dan mudah, baik CDMA maupun GSM. Bisa dilihat Flexy dengan program nelpon murah & gratisnya, StarOne dengan nelpon perbulannya yang murah, begitu juga Smart  (si Pendatang Baru) lebih gencar lagi dengan fitur internet gratis 6 bulannya.


Di jenis GSM kita lihat pula program XL , As, im3, Three (3) dan lainnya berlomba dengan tarif SMS super murah. Kini SMS lintas operator dipasang dengan bandrol murah, bahkan sampai Gratis 500 SMS perhari ke semua operator dengan biaya Rp. 500 perak. Tambahan lainnya yang tak kalah penting adalah  internet unlimited dari masing-masing operator.


Namun, dari sekian banyak fitur dan layanan yang diberikan, sudah sampai dimana dimanfaatkan untuk kepentingan pendidikan, khususnya sekolah dan siswa?


Berita yang hangat kita dengar adalah perbedaan kebijaksanaan yang diambil dari pemerintah di luar negeri terhadap peserta didiknya, sementara di dalam kita lupa? Terlepas dari kemampuan membeli HP/Ponsel (kemampuan ekonomi "terkadang" sebanding dengan "kecanggihan" ponsel tersebut), sebenarnya ponsel dapat dimanfaatkan untuk peningkatan mutu pendidikan.


Banyak orang tua dan pendidik yang khawatir dengan fitur-fitur di dalam ponsel, namun belum ada langkah yang diambil untuk mengoptimalkan fungsi dan manfaat ponsel itu sendiri. Fungsi ponsel yang utama adalah alat telekomunikasi dan manfaatnya jelas sungguh banyak, tak mungkin dijelaskan di sini semuanya.


Sebut saja fungsi sederhana dari ponsel untuk menerima informasi dalam bentuk SMS dan suara. Khusus untuk yang pertama (SMS), terkait dengan pendidikan dan pelajar, SMS dapat digunakan sebagai sumber informasi terkini bagi para siswa dan pendidik (boleh dibilang SMS edukasi). Beberapa manfaat yang bisa diambil dari SMS edukasi ini:




  • Dengan adanya 500 SMS gratis, sekolah bisa mengirimkan 1 SMS untuk 1 siswa tiap pagi, atau siang atau sore. Bila perlu 1 hari 3 kali, apalagi jumlah siswa tersebut tidak sampai 1000. Jika jumlah siswa 1000 orang dan sehari hanya 1x SMS/siswa, berarti dibutuhkan dana Rp. 1000,- tiap harinya, begitu juga kelipatannya.

  • Jika tiap siswa mendapatkan "peringatan/motivasi/larangan" (bisa dengan SMS Hadits/Ayat/Petuah dan lainnya) di pagi hari, tentu setidaknya ada gairah untuk melakukan hal baik atau penahan diri terhadap perbuatan tidak baik.

  • SMS dapat pula digunakan sebagai informasi kepada orang tua (bisa tentang pembayaran SPP, Nilai siswa, disiplin dsb) yang dikirim 1 minggu sekali. Bahkan untuk mengundang ortu siswa dapat dilakukan dengannya.

  • Info terkini tentang sekolah bahkan bisa pula dilakukan dengan SMS, baik sistem requested (diminta) maupun searah. Bahkan saat ini operator bekerjasama dengan beberapa institusi mengembangkan sumbangan/donasi berbasis SMS.


Banyak kelebihan yang bisa dioptimalkan dari fitur ponsel, setidaknya SMS edukasi. Pengembangan SMS edukasi mungkin dapat dilakukan sampai ke tahap pembelajaran berbasis SMS, seperti pengiriman 5 Kosa kata bahasa asing setiap harinya. Bisa pula digunakan untuk pengiriman motivasi, pribahasa, kamus, dan lainnya tergantung kebutuhan.


Sebagai catatan, harga 1 SMS untuk semua operator tiap tahunnya PASTI akan TURUN , untuk itu sebagai orang yang peduli dengan pendidikan, marilah kita bersiap-siap untuk mengambil peluang tersebut. Lebih baik ngurusi rumah sendiri ketimbang menceritakan tetangga (kebijakan negara lain).


Pengalaman pribadi, saya selalu memanfaatkan SMS murah dari sebuah operator dan 100 SMS gratisnya sangat bermanfaat dalam mengirim SMS grups ke teman-teman. Untuk kemudahan, modem pengirim SMS massal dapat digunakan ( jika anggaran tersedia), atau setidaknya dilakukan secara manual (Group SMS) dari ponsel.


Atau ada yang punya ide lain untuk SMS edukasi, telepon edukasi atau apa? Ayo kita gagas bersama ! Mau?

3 komentar:

  1. Ide yang sangat menjanjikan, bung Vanda
    Sosialisasikan gencar pasti lancar
    Di Klub Guru sudah,
    di komunitas guru lainnya?

    BalasHapus
  2. Promosikan artikel anda di www.infogue.com. Telah tersedia widget shareGue dan pilihan widget lainnya serta nikmati fitur info cinema, game online & kamus online untuk para netter Indonesia. Salam!
    http://politik.infogue.com/sms_edukasi_kenapa_tidak_

    BalasHapus
  3. Sebagian milist sudah di beritakan ... mudah2an menjadi inspirasi. Soalnya banyak di antara kita yg melihat aspek negatif ponsel bagi siswa, tetapi kurang "menggagas" untuk hal positifnya..

    Salam Pendidikan.-

    BalasHapus

TITIK TEMU BERBUKA PUASA & PENCIPTAAN LANGIT

Sejenak terpikir setelah membaca Kitab Fadhilah Ramadhan, mengapa kata berbuka = IFTHAR, yang arti asalnya pecah dan orang Inggris menyebutn...