Tampilkan postingan dengan label time. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label time. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 Juni 2025

Time, Timer & Calendar

Time & Timer
Waktu & Pewaktu

Dua kata yang hampir sama, tapi berbeda. Begitu juga dengan kalender.

Adanya siklus dari fenomena di alam semesta, menjadikan manusia menyadari adanya awal dan akhir.

Perulangannya ada yg pendek, ada pula yg panjang. Sbgm hari, bulan dan tahun.

Ada yg mengamati dengan matahari, ada pula dengan bintang maupun bulan.

Adanya *matahari* terbit dan tenggelam digunakan untuk mengukur lamanya sehari. Bergesernya titik terbitnya di timur bagian selatan dan timur bagian barat menjadikan siklus triwulan dan kembali ke awal, yg disebut setahun.

Di sisi lain, *bulan* menjadi titik awal perhitungan harian dari wujud tipis (hilal) sampai menebal dengan siklus 14 hari dan berangsur surut kembali selama 'sebulan'.

Perpindahan tempat terbitnya wujud hilal ini di barat bagian Utara sampai selatan menjadikan siklus pula, yang menjadikan ukuran triwulan dan tahun.

Beruntungnya orang yang menggunakan hilal sebagai acuan harian, bulanan dan tahunan mengingat fenomenanya dapat dilihat langsung warga di daerah tropis & subtropis.

Penggunaan hilal atau bulan sebagai perhitungan kalender, tidak hanya dilakukan umat Islam, tp bangsa² lain di dunia spt China, Inca dll ribuan tahun sebelum kalender Hijriyah

Pada saat tertentu pula, posisi munculnya hilal di barat berbarengan dan berdampingan dengan bintang yg benderang ('sebenarnya planet'). 

Kini kemunculan yg berbarengan tersebut dijadikan simbol Islam, yg terlihat jelas di puncak menara/kubah masjid² di seluruh dunia.

Selamat tahun baru Hijriah.

https://www.vandha.xyz/?m=1 for 1 Muharram

Minggu, 27 April 2008

Memanfaatkan Ponsel/HP dalam Praktikum Fisika

Saat pengukuran gerak jatuh bebas, sering yang menjadi kendala adalah pengukuran waktu jatuh. Pengukuran yang biasanya menggunakan stopwatch analog dan digital selalu terkendala dengan reaksi tekan tombol start/off. Masalah ini dapat diatasi dengan menggunakan ponsel kamera, caranya?

Dengan merekam benda yang dijatuhkan dari ketinggian tertentu, maka diperoleh rekaman video format 3GP, lalu dengan mengkonversinya (bisa pakai ImToo) ke format AVI/MPEG, djangan lupa pilih codec yang sesuai menganalisanya dengan Muvee atau Windows Media Maker, maka dapat ditentukan berapa sebenarnya rentang waktu jatuh tersebut,

Saya telah mencobanya, ternyata ketelitian waktu pengukuran sampai KTP (ketidakpastian/akurasi) = 0.015 detik. Lumayan kan?

"Selamat mencoba"

Gara-Gara Ntar

Rahasia Kuno Nusantara: Kenapa Kita Ngukur Waktu Pake Kedipan Mata? Pernah gak sih lo mikir, dari mana asalnya kata "sebentar" ata...